Di sekolah, Karin dan Lilo jadi pasangan yang yang diidolakan anak-anak. Mereka itu udah berteman baik sejak kecil, dan sekarang statusnya udah pacaran karena saking akrabnya. Nggak kayak pasangan lain, mereka ini rukun dan jarang banget tengkar. Sekalinya berantem, besokannya pasti udah baikan lagi.

Pacaran di usia remaja itu wajar kok, artinya kamu punya ketertarikan yang lebih dari sekadar teman. Tapi, tahu nggak sih kalau pacaran itu nggak cuma soal jalan berdua atau sayang-sayangan aja? Nah, biar level pacaranmu naik tingkat dan bisa rukun terus kayak Karin dan Lilo, coba deh obrolin topik-topik ini buat bikin awet hubungan kalian.

 

  1. Kelebihan dan kekurangan kalian

Setiap orang itu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, termasuk juga kamu dan pacarmu. Bukannya cari-cari masalah, topik obrolan ini justru bakal bikin kamu jadi lebih ngenalin potensi diri. Apa yang jadi kelemahanmu, barangkali malah jadi kelebihannya pacarmu. Atau sebaliknya. Kalaupun kalian punya kelebihan dan kelemahan yang bedanya jauh banget, kalian bisa obrolin gimana caranya memanfaatkan kelebihan dan berdamai dengan kelemahan yang kalian punya. Jadi ada teman buat evaluasi sekaligus usaha untuk menjadi lebih baik, kan?

  1. Hal yang disuka dan nggak disuka saat pacaran

Kamu dan pasangan wajib tahu hal yang disuka dan yang nggak disuka saat pacaran. Misalnya, kalau kamu paling suka pas jogging bareng. Bilang juga, kalau kamu paling nggak suka kalau pacarmu suka maksa-maksa padahal kamunya udah nolak. Semua yang kamu rasain itu penting buat diceritain ke pacarmu, biar dia juga tahu apa yang harus dilakuin agar hubungan kalian tetap nyaman. Nah, habis itu gantian dengerin dia ngungkapin apa yang disuka dan nggak disuka pas pacaran sama kamu.

Tapi inget untuk tidak maksa sesuatu hal yang gak disuka sama pasangan ya, karena kita juga pasti gak suka kalo dipaksa; mencari jalan tengah kadang perlu dilakukan supaya sama-sama nyaman.

  1. Ngobrolin soal emosi pasangan

Kamu perlu bilang ke pacarmu tentang apa yang bakal kamu lakukan saat lagi marah, sedih, kecewa, takut bahkan saat dia senang, termasuk nanyain gimana dia juga. Apakah kamu atau dia adalah tipe orang yang cuma diem doang kalau lagi marah, atau justru teriak-teriak nggak karuan? Pertanyaan tentang hal ini wajib banget kamu tanyain biar kamu tahu gimana caranya ngadepin pacarmu saat dia lagi marah. Kalau udah sama-sama tahu, kan nggak perlu lama-lama marahannya.

 

Kalau kamu udah ngobrolin topik-topik di atas sama pacarmu, kamu jadi tahu kalau pacaran yang sehat itu nggak cuma soal jalan atau senang-senang aja, tapi juga soal jujur dan terbuka, saling mendukung, nggak mengekang, menghargai batasan, dan bisa mengatasi masalah dengan baik tanpa harus ada paksaan atau kekerasan.

Namun kalau ternyata obrolan kalian jadi makin nggak nyambung atau malah bikin kalian makin sering berantem ya nggak perlu dipaksa. Bisa jadi dia memang bukan orang yang tepat buatmu, ‘kan?

 

  • 1.9K
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Artikel ini sudah melalui tahap review dr.Fransisca Handy, SpA