Dulu sukses itu cuma bisa didapat oleh orang-orang tua kaya pengalaman dan sudah bekerja puluhan tahun. Tapi di era sekarang semuanya sudah berubah lho. Banyak anak-anak masa kini yang berani berkarya dan sukses di usia muda.

Kamu juga bisa kok. Asalkan punya tekad sekeras baja dan hasrat untuk terus belajar dan mencoba. Kamu juga bisa belajar sukses dari tokoh-tokoh di bawah ini. Usia mereka masih muda, tapi karyanya luar biasa.

  1. Founder Geek Hunter memilih karier antimainstream sejak awal. Banyak tantangan, tapi tetap seru-seruan

 

Saat teman-temannya rame-rame cari kerja di perusahaan besar, BUMN, dan PNS, Yunita Anggraeni memilih untuk bergabung Agate, sebuah perusahaan IT baru (startup) di bidang game development. Jelas ini nggak mudah karena selain harus yakinin dirinya sendiri, Anggra, demikian dia biasa disapa, juga harus yakinin orangtuanya bahwa IT bisa jadi masa depan Indonesia.

Namun bermula dari sana, Anggra jadi belajar banyak hal. Hingga akhirnya Anggra bersama temannya berhasil mendirikan perusahaan IT Recruitment Consultant / Konsultan Rekrutmen IT-nya sendiri yang dinamai Geek Hunter.

Buat Yunita Anggraeni, passion itu wajib ditemukan. Caranya adalah dengan memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk mencoba. Karena kalau kita nggak nyoba, kita mungkin nggak akan tahu itu beneran passion kita atau bukan. Selain itu, menurut Anggra, kita juga harus tetap punya timeline alternatif. Jadi kita tahu batasan kapan untuk berhenti dan mencoba hal lain untuk cari tahu.

  1. Keras kepala dan berani keluar dari zona nyaman adalah cara founder Kitabisa.com untuk meraih mimpi-mimpinya

 

Sejak zaman kuliah, Alfatih Timur sudah rajin turun ke jalan untuk menggalang dana kegiatan sosial. Dari sini Alfatih menyadari kalau cara menggalang kayak gitu cukup sulit. Capek dan hasilnya nggak banyak karena orang juga belum tentu percaya. Dari sanalah, Alfatih terinspirasi untuk menggalang dana dengan cara yang lebih mudah dan transparan melalui Kitabisa.com.

Awalnya jelas ini nggak gampang. Karena bagaimana pun nggak mudah membuat orang mempercayakan uangnya kepada orang asing. Di dua tahun awal Kitabisa.com banyak yang belum percaya dan meragukan. Momen-momen buntu dan ingin menyerah sudah bukan hal baru lagi. Tapi Alfatih mengingat kembali bahwa masih banyak orang yang butuh bantuan.

Berani keluar dari zona nyaman adalah kunci dari kesuksesan Alfatih. Menurutnya, masa muda adalah masa yang tepat untuk berkarya, mencoba hal baru, berdarah-darah jatuh bangun dalam usaha, juga bertumbuh baik secara karier ataupun personal. Masa muda adalah masa yang tepat untuk ide-ide besar, serta memberi kesempatan pada diri untuk mencoba dan bereksperimen dengan hal-hal baru. Karena ide-ide besar itu akan sia-sia tanpa keberanian untuk bereksperimen.

  1. Berani bermimpi dan kerja keras untuk meraih mimpi tersebut. Merrie Elizabeth sudah membuktikannya

Nama Merrie Elizabeth pasti sudah nggak asing lagi, terutama di dunia bisnis. Pemilik salon kecantikan Quo Studio ini masuk dalam kategori 30 Under 30 Asia versi majalah Forbes lho. Artinya, di usianya yang belum 30 tahun, Merrie diakui oleh majalah bisnis terkemuka di dunia sebagai pebisnis muda dan sukses se-Asia. Wow!

Waktu kecil Merrie bercita-cita menjadi seniman karena hobi menggambar dan mewarnai. Baru saat kuliah S2, Merrie bertekad untuk berbisnis dan lahirlah Quo Studio yang dulu bernama BloBar. Awalnya jelas nggak gampang, karena saat merintis Quo Studio, Merrie masih kuliah dan juga bekerja part time. Masalah manajemen waktu ini jadi tantangan tersendiri yang bikin Merrie nyaris menyerah lho.Namun berkat kegigihan dan pengorbanan yang dia lakukan, saat ini Quo Studio menjadi salah satu salon kecantikan terkemuka di kalangan anak muda.

Bagi Merrie, kunci dari segalanya adalah keberanian untuk bermimpi dan bekerja keras untuk mencapai mimpi itu. Tak perlu peduli apa kata orang. Karena hidupmu itu, harusnya kamu yang tentukan ‘kan? 😊

Nah, tiga orang tadi membuktikan kalau kesuksesan bisa datang di umur berapa aja. Asalkan berani bermimpi, mencoba, dan kerja keras untuk mencapainya. Dari Anggra kita belajar tentang kegigihannya memperjuangkan passion yang diyakininya meskipun itu berbeda dengan pandangan banyak orang di sekelilingnya. Dari Alfatih kita tau bahwa keberanian keluar dari zona nyaman yang dipadu dengan konsistensi adalah kunci keberhasilan. Sementara dari Merrie kita belajar bahwa keberanian bermimpi dan berjuang untuk mewujudkannya tanpa peduli apa kata orang, akan berbuah manis. Semoga kisah mereka semakin bikin kamu semangat bahwa usia bukan batasan untuk sukses, ya kan?

Karena kamu masih muda, mulailah dari belajar yang rajin. Nggak cuma pelajaran di kelas aja, tapi juga belajar dari membaca pengalaman orang-orang hebat lainnya. Kalau dari awal kamu udah nentuin mimpimu seperti apa, kamu juga bisa lho bikin list apa aja yang musti kamu pelajari untuk mewujudkan cita-cita. Jangan ragu juga buat ikut komunitas yang cocok sama kamu, biar makin membuka jejaringmu. Plus jangan lupa kembangkan passion dan bakat kamu. Kalau kamu mempelajari ilmu dan keterampilannya sedari muda, percaya deh sukses di usia muda itu bisa kok kamu wujudkan!

  • 419
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Artikel ini sudah melalui tahap review dr.Fransisca Handy, SpA