Setiap orang pasti ingin terlahir normal dan menjalani hidup dengan bahagia. Namun yang namanya takdir nggak bisa kita tolak datangnya. Terlahir dengan fisik yang nggak sempurna, misalnya. Hebatnya beberapa orang yang dilahirkan dengan keterbatasan fisik ini justru memiliki semangat hidup dua kali lebih besar daripada manusia lainnya. Bahkan beberapa dari mereka mempunyai prestasi yang membanggakan. Kayak cerita 4 remaja hebat  ini. Di tengah keterbatasan yang mereka miliki, justru mereka jadikan semangat untuk tetap meraih mimpi.

Slamet memang tak bisa melihat indahnya dunia, tapi ia mampu menggoreskan prestasi di bidang tenis meja

Perkenalkan, namanya Slamet. Kalau sekilas melihat sosok ini, kamu pasti akan merasa iba sendiri. Nyaris putus sekolah karena nggak punya biaya, tinggal di sekolah karena tak punya uang untuk kos dan kedua orangtuanya menghilang tanpa kabar saat dirinya masih butuh sandaran. Namun siapa sangka kalau Slamet merupakan atlet tenis meja kebanggaan Indonesia? Pemuda bernama lengkap Slamet Suryantoro ini bahkan telah mengumpulkan 3 penghargaan  dari berbagai perlombaan tingkat nasional.

Windi Setyoningsih, gadis hebat dari Pekalongan yang jago mendesain gaun pengantin

Tinggal jauh dari hingar bingar kehidupan kota, tak lantas membuat sosok Windi mengubur mimpinya. Meski mengidap tunagrahita serta fasilitas seadanya, Windi mulai belajar menggambar gaun pengantin dan gaun malam sesuai yang ada di pikirannya. Sampai akhirnya sosok Windi pun menjadi perhatian nasional dan mendapat banyak tawaran. Mulai dari tawaran beasiswa sampai berbagai bantuan yang bisa mendukung bakat desainnya. Bahkan desainer sekelas Ivan Gunawan pun memberikan apresiasi langsung pada bakat dan semangat belajar Windi ini.

Laura Aurelia Dinda, atlet renang kebanggaan Indonesia yang memiliki keterbatasan pada kakinya

Saat kebanyakan atlet difabel memiliki keterbatasan saat lahir, lain halnya dengan atlet renang yang satu ini. Laura terlahir normal, sama seperti yang lainnya. Namun beberapa tahun lalu, dokter memvonis dirinya lumpuh dan harus memakai kursi roda. Saat itu dunia seakan runtuh baginya. Dunia renang yang sejak dulu ia tekuni hampir saja ia tinggalkan karena merasa tak bisa melakukan apa-apa. Namun berkat semangat untuk bangkit, siapa sangka ia justru bisa menjadi atlet perempuan pertama yang menyabet emas di Asian Para Games 2017? Coba kalau dulu ia terus-terusan terpuruk dalam luka, sampai sekarang mungkin kamu nggak akan pernah mengenal namanya~

Nanda Mei Sholihah, atlet atletik yang memiliki lengan kanan tak sempurna

Sejak kecil, Nanda selalu diajarkan untuk bisa melakukan segala sesuatu layaknya anak-anak normal pada umumnya. Bahkan ia juga dimasukkan pada sekolah umum biar nggak ketinggalan. Meski sempat beberapa kali ditolak, nyatanya Nanda nggak pernah patah semangat. Buktinya berkat dukungan dari keluarga dan semangat untuk melampaui batas, kini ia malah turut mengharumkan nama bangsa dengan sederet prestasi. Bahkan pada Asian Para Games tahun 2017 yang lalu, ia sukses menyabet 3 emas sekaligus.

Cerita dari 4 orang remaja di atas mengajarkan kita untuk nggak menyerah dengan keadaan. Memiliki keterbatasan fisik nyatanya bukan sebuah alasan untuk diam saja dan membiarkan mimpi-mimpi menguap. Pun menjadi tamparan keras buat kita semua untuk nggak memandang seseorang dari fisiknya saja.

Semoga keempat cerita ini mampu buatmu bangkit dan melanjutkan jalanmu meraih mimpi. Mereka yang punya keterbatasan aja bisa, masa’ kamu yang terlahir normal malah mudah putus asa? Tetap semangat ya!

  • 2.8K
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Artikel ini sudah melalui tahap review dr.Fransisca Handy, SpA