Kadang kita ngalamin saat-saat dimana ngerasa gak pede, karena temen-temen di sekolah ngolok-ngolok tubuh kita, pakaian yang kita pake atau cara kita ngomong. Pulang sekolah pasti bete dan sedih.

Masa remaja memang masa yang sulit. Berbagai perubahan terjadi dalam hidupmu. Nggak cuma yang fisik, bahkan urusan emosi dan pergaulan pun berubah drastis. Tak heran kalau satu kalimat ejekan dari teman bisa berdampak besar pada perkembangan seseorang. Apalagi kalau yang dijadikan sebagai bahan ejekan adalah tanda-tanda pubertas.

Padahal kan munculnya tanda-tanda pubertas itu beda-beda bagi tiap orang. Ada yang cepat, ada juga yang lambat. Coba simak aja hal-hal yang biasanya jadi bahan olok-olok, yang sebetulnya hal normal dan gak perlu jadi bahan untuk ngejek temenmu.

Cowok yang nggak punya bulu kaki kerap diragukan kelaki-lakiannya oleh teman-temannya. Yang punya bulu kaki dianggap cowok sejati, sedangkan yang kakinya nggak berbulu disebut kurang laki. Padahal kan ini urusannya sama hormon dan genetik. Nggak ada bulu kaki, bukan berarti nggak laki, ya ~

Biasanya, di usia remaja cowok kalah tinggi dari cewek. Hal ini yang bikin cowok-cowok jadi minder. Padahal kan untuk pertumbuhan badan, cewek memang duluan. Tunggu aja beberapa tahun lagi, cowok pasti juga tambah tinggi.  Penting untuk diinget bahwa tiap orang masa pertumbuhannya beda-beda, ada yang cepet ada yang lambat. Kalo kamu bingung kenapa tinggi badanmu gak sesuai dengan panduan normal bagi anak seusiamu, mungkin kamu perlu konsultasi ke klinik remaja untuk memastikan ini bukan disebabkan karena kekurangan gizi.

Kalau mens udah duluan bukan berarti kamu duluan tua. Padahal kan menstruasi itu siklus yang normal bagi cewek, dan tiap orang mengalaminya pada waktu yang berbeda-beda dan tergantung dari banyak faktor. Ada yang lebih cepet ada yang lebih telat, dan harusnya itu gak jadi masalah. Menstruasi adalah sesuatu yang pasti dialami oleh anak perempuan yang menjadi dewasa, dan harusnya bisa belajar dari pengalaman satu sama lain dengan saling menghargai apa yang terjadi pada tubuh masing-masing. Jadi kamu nggak boleh mengejek yang udah mens duluan, ya…

Umumnya, proses perkembangan payudara dimulai sejak umur 8 – 12 tahun. Nah ketika sudah masuk SMA tapi payudara masih belum membesar, beberapa cewek jadi kepikiran dan minder karena jadi bahan omongan temannya. Padahal perkembangan payudara itu beda-beda setiap cewek. Selain genetik, faktor hormon juga sangat berpengaruh. Jadi wajar aja kalau ada yang sampai SMA payudaranya masih belum berkembang. Nggak perlu minder, ya semua tubuh perempuan itu cantik lho ~

Tumbuhnya kumis dan jenggot itu wajar bagi cowok sebagai salah satu tanda pubertas. Cewek pun mengalami tumbuhnya bulu di beberapa tempat baru sebagai akibat dari hormon. Biasanya remaja SMP juga sudah mulai tumbuh kumis, kok. Jadi nggak perlu panik kalau kamu udah kumisan padahal masih sekolah atau sebaliknya malah masih belum tumbuh sama sekali.

 

Karena memang pada dasarnya datangnya waktu pubertas bagi tiap orang itu beda-beda. Ada yang pubernya datang cepat, ada pula yang datangnya terlambat. Faktor penyebabnya pun banyak. Mulai dari hormon, keturunan sampai gizi.

Sayangnya, baik mereka yang pubernya datang terlalu cepat maupun yang pubernya datang terlambat sama-sama merasa minder karena ejekan dari teman-temannya. Seperti kalimat-kalimat di atas, meskipun terkesan sepele dan ‘biasa’, namun ternyata dampaknya luar biasa bagi perkembangan rasa percaya diri remaja yang sedang mengalami puber.

Jadi, jangan sampai mengucapkan kalimat-kalimat yang menyinggung seperti di atas, ya. Meskipun mungkin cuma becandaan tapi kamu gak pernah tahu kan akibat dari kata-katamu pada orang lain, yang bisa menyakiti. ~

  • 2.9K
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Artikel ini sudah melalui tahap review dr.Fransisca Handy, SpA