Karena merasa statusnya pacaran, perlakuan pasangan jadi seakan nggak ada batasan. Bebas aja gitu mau ngapa-ngapain karena merasa saling memiliki. Seolah-olah status pacaran memperbolehkan kamu dan pacarmu untuk melakukan segalanya. Padahal, cinta yang beneran cinta itu nggak kayak gitu. Bahkan hal-hal kayak gitu bisa menjurus ke pelecehan.

Lho, kok pelecehan? Kan pacar sendiri?

Yup, dalam pacaran pun tetap ada yang namanya pelecehan. Karena pelecehan bukan semata-mata yang berhubungan hal ena-ena. Semua hal yang sifatnya memaksakan kehendak dan meremehkan bisa disebut sebagai tindak pelecehan. Karena itu, kamu harus pasang batasan! Nah, kalau pasanganmu melakukan hal-hal ini, mending hubungan kalian diakhiri.

 

1. Menghina dan merendahkanmu

merendahkan kemampuanmu via www.pexels.com

Sebagai pasangan, harusnya kalian saling menjaga dan mendukung satu sama lain. Termasuk juga menghargai kurang dan lebihnya pasangan. Tapi kalau pacarmu berani menghina dan merendahkan kemampuanmu, itu pelecehan namanya. Misalnya, dia tau kalo kamu sering ga pede sama berat badanmu, alih-alih mendukungmu dia malah bikin becandaan soal berat badanmu di tempat umum yang bikin kamu malu. Itu pelecehan! Karena kamu seharusnya tidak diperlakukan seperti itu oleh orang yang sayang sama kamu.

2. Memanggilmu dengan sebutan yang nggak baik

Memanggilmu dengan sebutan kasar saat marah via www.123rf.com

Suatu hari kamu tengah membantunya membereskan peralatan yang akan dipakainya untuk berlatih musik. Namun tanpa sengaja kamu mematahkan salah satu stick drum miliknya. Sontak dia langsung marah dan memakimu dengan kata-kata kasar seperti, “Bego banget sih kamu!”. Nggak sepantasnya dia memanggilmu dengan sebutan-sebutan yang kasar atau kurang etis yang merendahkan seperti itu. Menyebut seseorang dengan panggilan menghina itu bermaksud menyakiti perasaan dan sama sekali tak menghargai. Tentunya kamu gak mau kan untuk bersama dengan orang yang gak mengganggap kamu penting dan patut dihargai.

3. Membentakmu di tengah kerumunan

membentak di depan umum via www.123rf.com

Pelecehan juga terwujud dalam bentuk mempermalukanmu di depan orang banyak. Seperti halnya membentak atau menertawakanmu di tengah kerumunan. Termasuk juga membicarakan kejelekanmu dengan teman-temannya, apalagi kalau posisimu ada di sana dan mendengarnya secara langsung. Dan kalo kamu komplen, pacarmu itu akan bilang bahwa kamu lebay dan terlalu sensitif. Akhirnya kamu selalu cemas dan was-was tiap kali bareng pacarmu di muka umum, karena kamu khawatir gimana reaksi pacarmu di muka umum. Daripada terus-terusan tertekan begini, lebih baik cari orang lain yang lebih menghargaimu dan membuatmu merasa nyaman bersamanya.

4. Meminta cium secara paksa

cium paksa via www.123rf.com

Setiap orang punya hak atas tubuhnya sendiri, termasuk orang yang berpacaran. Pacarmu gak pernah boleh memaksa mencium kamu atau kontak tubuh lainnya yang tidak kamu inginkan. Mencium atau menyentuh tubuhmu, atau membatasi kebebasan ruang gerakmu dalam berbagai cara adalah pelecehan. Adalah penting untuk diingat, meski kadang kamu mau dicium atau dipeluk oleh pacarmu kadang-kadang, bukan berarti pacarmu punya hak atas tubuhmu kapanmu dia mau. Kalau pacarmu suka maksa mencium atau menyentuh mu tanpa persetuuanmu, kamu harus segera kasih tau orang dewasa terdekat kamu ya.

5. Megang daerah sensitif tanpa izin is a big NO!

pegang-pegang tanpa izin via www.123rf.com

Kamu kudu pede untuk bisa tegas menolak siapapun yang ingin menyentuh bagian tubuhmu yang tak kamu kehendaki, dan pacarmu bukanlah kekecualian. Kontak fisik seperti menyentuh payudara, alat kelamin, pinggul dan bokong tanpa ijin adalah pelecehan seksual, dan tidak boleh ditolerir. Kamu tak harus merasa gak enak karena menolak seseorang yang mencoba menyentuhmu dengan cara yang tidak kamu inginkan, meskipun itu pacarmu sendiri. Karena apapun alasannya pelecehan seksual itu selalu salah. 

 

Pelecehan bisa dialami dan dilakukan oleh siapa saja, bahkan oleh pasanganmu sendiri yang katanya cinta. Sayangnya banyak remaja yang nggak sadar bahwa sang pacar yang mengaku menyayangi dan tak akan menyakiti itu ternyata berbuat sebaliknya. Itu bisa terjadi pada setiap orang. Ingat ya bahwa pelecehan itu bukan kesalahanmu tapi bagaimana menghentikannya itu ada di tanganmu. Kalau kamu mengalami pelecehan dari pacarmu, bicaralah pada orang dewasa yang bisa dipercaya, usahakan jauh-jauh dari dia yang melecehkanmu, atau kontak ke lembaga-lembaga konseling yang bisa membantumu lebih jauh.

 

 

Artikel ini sudah melalui tahap review dr.Fransisca Handy, SpA

  • 5.1K
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya