Banyak faktor yang dapat mempengaruhi risiko kanker payudara. Meskipun kamu tidak dapat mengubah beberapa faktor seperti terlahir sebagai perempuan atau bertambah tua, menjaga kesehatan dapat menurunkan risiko terkena kanker dan meningkatkan peluang untuk bertahan hidup dari kanker. Berikut adalah hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi resiko kanker payudara.

1. Batasi konsumsi alkohol

Bilang tidak pada alkohol | credit: Deposit Photos via id.depositphotos.com

Konsumsi alkohol meningkatkan risiko kanker payudara. Bahkan konsumsi minuman berkadar alkohol rendah tetap bisa meningkatkan risiko. Alkohol dapat meningkatkan kadar estrogen, hormon yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan jaringan payudara. Hormon ini dapat mempengaruhi risiko wanita terkena kanker payudara. Selain itu, terlalu banyak alkohol dapat menambah kalori ekstra yang dapat berkontribusi pada penambahan berat badan. Kelebihan berat badan atau obesitas diketahui meningkatkan risiko berbagai jenis kanker termasuk kanker payudara.

Anjuran membatasi konsumsi alkohol dengan hanya minum maksimal 1 gelas sehari.

2. Tidak merokok

Rokok banyak negatifnya | Photo by Aphiwat chuangchoem from Pexels

Bukti menunjukkan adanya hubungan antara merokok dengan peningkatan risiko kanker payudara, terutama pada perempuan yang masih menstruasi. Secara biologis kandungan karsinogen dalam rokok dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Studi yang dilakukan oleh Breast Cancer Research di Britania Raya membuktikan bahwa perempuan yang pernah merokok 14% lebih mungkin terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok. Perempuan yang mulai merokok sebelum usia 17 tahun memiliki peningkatan risiko 24%, sedangkan mereka yang mulai merokok antara usia 17-19 tahun mengalami peningkatan risiko sebesar 15%. 

3. Kendalikan berat badan

Jaga angka di timbangan | Photo by Ketut Subiyanto from Pexels

Menjaga berat badan yang sehat merupakan faktor kunci dalam pencegahan kanker payudara. Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Hal ini menjadi penting untuk diperhatikan terutama untuk seseorang yang sudah berusia lanjut atau sudah mengalami menopause. Penting untuk menjaga berat badan yang ideal dan menghindari kelebihan berat badan dengan menyeimbangkan asupan makanan dan aktivitas fisik.

Menghindari berat badan berlebih dengan makan makanan yang sehat dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Pilih makanan yang memiliki lemak sehat seperti minyak zaitun, mentega, dan ikan (daripada daging merah). Jangan lupa sumber makanan nabati seperti buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, polong-polongan, dan kacang-kacangan.

4. Aktif secara fisik

Sudah olahraga hari ini? Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Aktivitas secara fisik dapat membantumu mempertahankan berat badan yang sehat dan membantu mengurangi risiko kanker payudara. Penting untuk kamu setidaknya melakukan 150-300 menit aktivitas intensitas sedang atau 75-150 menit aktivitas intensitas tinggi setiap minggunya (atau kombinasi keduanya) yang dibagi ke beberapa hari dalam satu minggu.

Aktivitas intensitas sedang adalah segala aktivitas yang membuat kamu harus lebih berusaha dalam bernapas seperti saat berjalan cepat. Aktivitas ini menyebabkan sedikit peningkatan detak jantung dan pernapasan. Kamu masih bisa berbicara, tetapi tidak bisa bernyanyi selama aktivitas. Sedangkan aktivitas intensitas tinggi menyebabkan peningkatan detak jantung, berkeringat, dan laju pernapasan yang lebih cepat.

5. Menyusui

Keuntungan untuk kamu yang menyusui | Photo by Wendy Wei from Pexels

Menyusui memiliki peran dalam mengurangi risiko kanker payudara. Semakin lama seseorang menyusui, semakin besar efek perlindungannya. Studi menunjukkan bahwa untuk setiap 12 bulan seorang perempuan menyusui, risiko kanker payudara menurun sebesar 4,3% dibandingkan dengan mereka yang tidak. Jangka waktu 12 bulan ini bisa dengan satu anak atau sebagai total untuk beberapa anak.

6. Batasi dosis dan durasi terapi hormon

Pertimbangkan metode kontrasepsi | credit: Deposit Photos via id.depositphotos.com

Terapi hormon kombinasi selama lebih dari tiga sampai lima tahun bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Ada beberapa bukti bahwa kontrasepsi hormonal seperti pil KB dan IUD yang melepaskan hormon meningkatkan risiko kanker payudara. Namun risikonya tergolong kecil dan berkurang setelah berhenti menggunakan kontrasepsi hormonal. Jika kamu memutuskan untuk menggunakan metode hormonal karena merasakan manfaatnya, gunakan dosis terendah dan pastikan berada dalam pantauan dokter. 

Pertimbangkan juga metode kontrasepsi non hormonal, seperti dengan menghitung siklus menstruasi, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, dan mengurangi risiko kanker lainnya, termasuk kanker endometrium dan kanker ovarium.

7. Hindari paparan radiasi dan polusi

Waspada radiasi dan polusi | credit: Deposit Photos via id.depositphotos.com

Terdapat beberapa metode pencitraan medis yang menggunakan radiasi dalam dosis tinggi contohnya fotografi terkomputerisasi. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara kanker payudara dengan paparan radiasi kumulatif selama hidup seseorang. Kurangi paparan dengan melakukan tindakan tersebut jika hanya benar-benar diperlukan. 

Selain itu terdapat bukti yang berkembang yang menunjukkan bahwa polusi udara merupakan faktor risiko kanker payudara. Nitrogen oksida (NO2 dan NOx), partikel halus (PM10 dan PM2.5), dan hidrokarbon polisiklik aromatik (PAH) dilaporkan berpengaruh pada kejadian kanker payudara. Mekanisme fisiologis dimana polutan udara mempengaruhi kanker payudara bisa dijelaskan dalam dua cara. Pertama, polutan udara dapat secara langsung menyebabkan mutasi genetik karena bersifat karsinogenik. Kedua, polutan udara dapat mempengaruhi kejadian kanker payudara dengan meningkatkan kepadatan payudara yang diketahui sebagai faktor risiko.

 

Itulah cara-cara yang bisa kamu lakukan dari sekarang untuk mencegah kanker payudara. Memang sih belum ada cara pasti untuk spesifik mencegah jenis kanker tersebut, tapi dengan gaya hidup yang sehat kamu bisa mencegah risiko terjadinya kanker payudara dan penyakit pada umumnya. Jadi, udah ada rencana apa nih buat mulai gaya hidup sehat?

Referensi:

  • 76
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya