Bagi sebagian orang, masa remaja jadi masa-masa menjalin hubungan asmara. Mungkin termasuk kamu yang lagi baca artikel ini. Nah, pernah nggak sih kamu dan pacarmu berantem dan selalu kamu yang salah? Hati-hati, kamu bisa saja kena gaslight lho! Ketika seseorang membuatmu meragukan apa yang kamu percayai sebelumnya, mengubah dan memutarbalikkan suatu keadaan seolah-olah tidak terjadi seperti yang kamu lihat, tindakan itu bisa disebut gaslighting. Seseorang biasanya melakukan gaslighting agar mereka mendapatkan apa yang mereka mau. 

Nah, ketika tahu pasanganmu melakukan gaslighting, kamu perlu mengambil tindakan. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan ketika pasanganmu melakukan gaslighting.

 

Memastikan perilaku gaslighting

Pastikan itu gaslighting | Photo created by pressfoto – www.freepik.com via doktergenz.hipwee.com

Langkah awal yang harus kamu lakukan adalah memastikan apakah benar perilaku mereka adalah gaslighting. Ketika kamu mencoba membicarakan apa yang menurutmu salah dalam hubunganmu, mereka mungkin akan menilai kamu bereaksi berlebihan, menuduh kamu berbohong, mencoba untuk mengalihkan pembicaraan, atau berpura-pura lupa. Hal ini biasanya terjadi berulang-ulang. Alhasil kamu jadi meragukan diri sendiri, merasa bersalah, dan merasa tidak bahagia. 

Penting untuk kamu ingat bahwa tidak semua opini, saran, dan kritik dari seseorang untukmu akan membangun dan harus kamu terima. Mungkin mereka melakukan itu karena mereka merasa yakin apa yang mereka tahu adalah hal yang paling benar, meskipun fakta menunjukkan sebaliknya. Ketika kamu mencoba menunjukkan fakta, mereka mungkin akan tetap menentangnya. Waspada dengan perilaku-perilaku seperti ini yah.

Ambil jarak sejenak

Ambil jarak itu perlu | Photo created by yanalya – www.freepik.com via doktergenz.hipwee.com

Setelah tahu mereka menunjukkan perilaku gaslighting, cobalah menjauh dari situasi yang terjadi. Ketika mengalami gaslighting mungkin kamu akan kesulitan untuk mengontrol kondisi emosional. Marah, frustasi, khawatir, sedih, takut, dan perasaan lainnya bisa kamu rasakan dalam waktu bersamaan. Maka dari itu, penting untuk ambil jarak sementara waktu agar tetap tenang. Hal ini bisa membantumu untuk mengontrol emosi dan fokus untuk mencari jalan keluar.

Kumpulkan bukti 

Siapkan bukti | Photo created by freepik – www.freepik.com via doktergenz.hipwee.com

Langkah lain yang penting adalah mengumpulkan berbagai bukti termasuk percakapanmu dengan pasanganmu. Bukti-bukti ini dapat membantu memahami apa yang sebenarnya terjadi. Kamu bisa menyimpan screenshot chat dengan pasanganmu, merekam percakapan di telepon, mencatat waktu dan kronologis kejadian, serta meringkas percakapan (dengan kutipan langsung jika memungkinkan). Ketika pasanganmu menyangkal sebuah fakta, dengan adanya bukti kamu bisa memeriksa kebenarannya dan tidak akan mempertanyakan atau meragukan diri sendiri. Kepercayaanmu pada diri sendiri akan meningkat dan kamu menjadi siap jika pacarmu melakukan aksinya di masa mendatang.

Bicara dengan pasangan

Bicara baik-baik | Photo created by drobotdean – www.freepik.com via doktergenz.hipwee.com

Jika kamu mengalami gaslighting, kamu tidak bisa hanya diam saja dan selalu menerima. Melakukan perlawanan kepada pasangan mungkin tidak mudah, tetapi jika sudah membuatmu tidak nyaman dan mengganggu kehidupanmu maka kamu harus angkat bicara. Tunjukkan bukti yang kamu punya. Jika mereka menyadari kesalahan, meminta maaf, dan berubah, mungkin hubunganmu pantas untuk dipertahankan. Tetapi jika mereka tetap memanipulasimu dan mengatakan kamu berlebihan, hmmm.. mungkin sudah saatnya kamu mengakhiri hubungan.

Cari bantuan

Pihak ketiga bisa membantu | Photo created by freepik – www.freepik.com via doktergenz.hipwee.com

Jika jarak dan konfrontasi dengan pasanganmu tidak membuat mereka berubah, mungkin kamu perlu melibatkan orang lain untuk membantu mengambil langkah selanjutnya. Bantuan pihak ketiga dapat melihat situasi yang kamu alami secara keseluruhan, sehingga mungkin bisa membantumu melihat apa yang sebenarnya terjadi. Ajaklah seseorang yang netral dan dapat dipercaya.

Cintai diri sendiri

Kamu terpenting | Photo by Hassan OUAJBIR from Pexels via doktergenz.hipwee.com

Jangan lupakan kesehatan dan kebahagiaan dirimu. Memenuhi kebutuhan fisik dan emosional mungkin tidak akan membantu mengatasi masalah gaslighting secara langsung, tetapi perawatan diri yang baik bisa membuat pikiranmu tertuju pada hal-hal yang positif. Kamu perlu mengembalikan energi yang terkuras saat menghadapi pasanganmu. Hal yang bisa kamu lakukan misalnya menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, melakukan hobi, melakukan refleksi diri, atau menumpahkan perasaan dengan menulis. 

Nah, kamu sekarang sudah tahu kan apa saja yang bisa kamu lakukan jika kamu menerima gaslighting dari pasanganmu? Beranikanlah dirimu untuk membela diri dan mengambil alih situasi. Jika gaslighting yang dilakukan pasanganmu menjadi tidak terkontrol dan mengganggu kesehatan mentalmu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan konselor, terapis atau konselor DokterGenZ ya! 

 

Referensi:

Healthline. (2020). Think You’re Being Gaslit? Here’s How to Respond. https://www.healthline.com/health/how-to-deal-with-gaslighting 

Psychology Today. (2019). Gaslighting in Relationships: Seven Ways to Protect Yourself. https://www.psychologytoday.com/us/blog/mind-games/201904/gaslighting-in-relationships-seven-ways-protect-yourself

  • 3
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya