Bagi sebagian orang atau mungkin banyak orang, masturbasi adalah hal yang sangat tabu untuk dibicarakan, apalagi dilakukan. Stigmanya sangat negatif gitu. Mereka yang masturbasi dipandang hina dan masturbasi sendiri dipandang punya banyak efek negatif (Padahal peneliti yang tidak menemukan bukti nyata efek negatif masturbasi kecuali rasa bersalah pada orang-orang tertentu).

Tapi meski tabu, nyatanya masih ada orang-orang yang melakukan masturbasi. Hanya saja jarang yang mau mengakui dan berbicara apa adanya. Baik itu soal aktivitasnya ataupun soal alasannya. Beruntung banget, ada beberapa teman yang mau terbuka berbicara soal alasan mereka masturbasi. Yuk deh dengerin cerita mereka ini~

Nanda – Seorang cowok yang nikah di usia (sangat) muda

“Masturbasi buat gue adalah alternatif saat gue nggak bisa berhubungan. Ya kayak pas istri ogah diajak, pas dia menstruasi, atau pas kami LDM. Masa iya maksa istri pas dia nggak mau atau bayar cewek… Hehehe”

Andi – Anak muda yang mukanya tua

“Jujur ya, masturbasi buatku itu cara untuk melepas stres. Kalau pas besoknya ujian, mau ada acara, atau gimana gitu, malemnya gue kan jadi panik sendiri tuh. Grogi gitu. Nah setelah masturbasi, rasanya jadi lebih tenang aja gitu~”

Rio – Pelajar yang suka Matematika

“Gue masturbasi kalo pas gue nggak bisa tidur. Rasanya pas setelah masturbasi jadi ngantuk dan tidur pun jadi lebih nyenyak.”

Erfan – Anak muda yang rajin olahraga

“Dulu saya pernah baca kalau masturbasi bisa mengurangi potensi kanker prostat tuh dan tentu saya nggak mau kena kanker prostat. Makanya saya masturbasi. Saya mah orangnya sangat peduli dengan kesehatan diri. :p”

Uki – Pemuda dari Jawa Tengah

“Mungkin terdengar aneh, tapi gue masturbasi pas gue bingung mau ngapain. Pas lagi bosan, senggang, nggak ada kegiatan, saat itu juga gue kepikiran, “Ah, apa masturbasi aja ya?” hehe”

 

Setelah baca alasan mereka, kita jadi tahu bahwa ternyata setiap orang punya alasannya masing-masing. Ada alasan yang bisa didukung secara ilmiah seperti masturbasi bisa melepas stres, bisa bikin tidur lebih nyenyak, dan mengurangi risiko kanker prostat. Tapi ada juga yang alasannya belum terbukti secara ilmiah. Kayak alasannya Uki di atas hehe.

Terlepas dari apapun alasannya, kita nggak boleh judgemental sama pilihan mereka. Selama mereka responsible dan aktivitas eksplorasi seksual solo mereka nggak sampai bikin mereka luka, harusnya kita nggak perlu menghakimi mereka. Mau kamu pro atau kontra sama masturbasi, yuk kita sama-sama menghormati pilihan mereka. 🙂

  • 30
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya