Dunia kesehatan kembali dikejutkan nih dengan adanya temuan virus Corona jenis baru yang menyerang sebuah kota bernama Wuhan di China pada 31 Desember 2019 lalu. Hal ini awalnya dikabarkan oleh jurnalis Ramy Inocencio yang berbasis di China melalui CBS News. Dari yang mulanya hanya ratusan orang nih, sekarang dalam rilis terakhir WHO tercatat ada sekitar dua ribuan kasus yang dilaporkan tertular virus Corona 2019-nCoV ini. Dilansir dari AFP, sampai artikel ini ditayangkan jumlah korban meninggal mencapai 106 orang. Nah ternyata nggak cuma di China aja penyebarannya, bahkan kini sudah ditemukan di beberapa negara di Asia Timur, Amerika, Perancis, hingga Australia.

Bandara

Diduga virus ini berasal dari sebuah pasar ikan dan hewan liar yang ada di Wuhan, Tiongkok. Dikabarkan oleh Tirto.id, virus Corona merupakan kelompok virus yang juga bisa menyebabkan MERS dan SARS. Nah, virus Corona yang bermula di Wuhan ini ternyata merupakan jenis baru yang disebut sebagai 2019-nCoV. Penyebaran yang sangat cepat dalam jangka waktu kurang dari sebulan memunculkan dugaan bahwa virus Corona Wuhan bisa ditularkan dari manusia ke manusia atau hewan ke manusia. 

Gejala penyakit ini mirip dengan pneumonia, yakni batuk, demam, sesak, dan kesulitan bernafas. Dalam kondisi tertentu pasien yang terjangkit virus ini bisa mengalami kematian. Penyebarannya juga sangat mudah, makanya banyak banget kasus yang ditemukan bahkan di luar China. Biasanya mereka yang tertular pernah bepergian ke daerah endemik virus ini yakni Wuhan, atau pernah berkontak dengan orang yang membawa virus ini.

Menurut dokter Fathiyah Isbaniah selaku Kepala Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, virus ini bisa menyebabkan kematian pada pasien yang memiliki penyakit lain ketika terserang virus Corona. Jadi misalnya ada orang dengan sakit gangguan hati, gangguan ginjal, atau penurunan imunitas dan kemudian tertular virus Corona maka bisa mengakibatkan kematian. Nah untuk antisipasi kata dokter Fey, panggilan akrabnya, ia menyarankan untuk selalu menjaga imunitas atau kekebalan tubuh kita dengan beberapa cara.

“Menjaga kesehatan dengan meningkatkan imunitas tubuh bisa melalui asupan makan bergizi, tidak merokok, berolahraga dan lainnya.” Ungkap dokter spesialis paru-paru sekaligus konsultan lulusan Universitas Indonesia ini.

Dokter Fey juga menekankan bahwa cara-cara di bawah ini bisa mencegah kamu supaya tidak terkena berbagai penyakit termasuk virus Corona:

  • Selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hands rub alkohol terutama sehabis memegang benda-benda umum.
  • Jangan langsung menggosok mata dan hidung dengan tangan yang belum dibersihkan.
  • Kalau merasa tidak enak badan seperti gejala flu sebaiknya memakai masker supaya tidak menularkan ke orang lain.
  • Segera periksa ke dokter apabila mengalami demam, batuk, dan flu sehabis menyentuh hewan atau bersentuhan dengan penderita penyakit pernafasan. 

Virus Corona

Oh iya buat kamu yang pakai masker sekali pakai, dokter Fey menyarankan untuk memakai masker yang biasa dipakai dokter bedah. Atau bisa juga menggunakan reusable masker yang bisa dicuci. Eitsss tapi pakainya kalau benar-benar sudah dicuci bersih ya!

Meskipun virus ini belum diketahui masuk ke Indonesia, kamu harus tetap waspada lho. Misalnya saja dengan menghindari tempat-tempat yang berpotensi tinggi seperti pasar hewan liar yang menjual daging mentah. Sedangkan untuk asupan makanan berbahan daging dan telur, pastikan sudah dimasak sampai matang dulu sebelum disantap.

Nah itu dia beberapa hal yang bisa diantisipasi untuk menjaga kesehatan diri supaya bisa terhindar dari virus Corona jenis 2019-nCoV yang lagi menyerang banyak orang. Pokoknya selalu waspada, hati-hati, dan jaga diri ya!

  • 454
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya