Kita kadang emang ditempatkan pada posisi yang memaksa untuk nahan pipis. Padahal sebenarnya sih kita juga nggak mau menahan pipis untuk waktu yang lama, tapi kalau lagi kepepet ya mau gimana lagi. Kayak pas di kelas dan lagi ujian, waktu nonton film di bioskop, lagi ada acara penting dan sebagainya.

Padahal, pipis itu sebenarnya cara tubuh ngasih tahu ke kita kalau tubuh kita sudah cukup cairan. Karena itu udah kebiasaan sampai keseringan nahan pipis berjam-jam, bisa-bisa bikin tubuhmu terancam beberapa masalah kesehatan. Contohnya kayak risiko-risiko di bawah ini:

Infeksi saluran kemih

Infeksi Saluran Kemih (ISK) bisa terjadi karena organ yang termasuk dalam sistem kemih terdapat kotoran, racun dan limbah sehingga memunculkan infeksi. Kalau kamu sering nahan pipis, bakteri-bakteri yang terkandung dalam urine tadi akan menyebabkan infeksi pada bagian kandung kemih. Gejala yang akan kamu rasakan ketika terkena ISK adalah merasa nyeri di perut bagian bawah, muncul rasa nyeri waktu lagi pipis, volume pipis yang dikeluarkan jadi lebih sedikit, sampai ada darah yang keluar ketika sedang pipis. Kalau kamu merasa mengidap ISK, buru-buru ke dokter ya, biar cepat ditangani.

Kandung kemih yang sensitif

Sensitivitas kandung kemih tiap orang sebenarnya berbeda-beda. Dengan menahan pipis justru bisa membuatnya jadi lebih sensitif lagi. Ketika sedang menahan pipis, sinyal yang dikirim dari otak atas perintah kita sendiri bahwa kita nggak ingin pipis, akan membuat sensor saraf di kandung kemih menjadi bingung. Karena sejatinya sensor kandung kemih akan membesar pada saat kebelet pipis, untuk memberi tahu sinyal ke otak kalau harus dikeluarkan, tapi justru dibantah oleh otak kita sendiri. Karena itu sensor jadi terlalu aktif dan membuat kamu ingin pipis lebih sering, karena error.

Batu ginjal

Batu ginjal bisa terjadi salah satunya karena proses pengendapan urine yang menumpuk dan tidak dapat mencairkan zat-zat seperti kalsium, oxalate, dan asam uric di dalam urin kita. Hal ini dapat terjadi kalau kamu cuma minum sedikit sehingga nggak perlu pipis. Kalau ukuran batu masih tergolong kecil dan masih bisa melewati saluran kemih, dokter hanya akan menyuruhmu untuk minum air putih sesuai anjuran dokter. Dengan harapan batu itu bisa keluar bersama dengan urine. Tapi kalau ukurannya sudah besar dan bisa menyumbat saluran kemih, kamu akan merasa sakit yang luar biasa ketika ingin pipis. Jika udah sampe tahap ini, harus dilakukan operasi pengangkatan batu tersebut. Jadi, kalau kamu merasa pipismu sakit, harus minum air putih yang cukup dan jangan nahan pipis, ya.

Gagal ginjal

Karena nggak juga dibuang dalam waktu yang lama, ginjal akan menampung urine yang didalamnya terkandung kotoran, limbah maupun racun. Kalau sudah kebiasaan, risiko gagal ginjal ini akan meningkat. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal udah nggak bisa menyaring dan membuang kotoran-kotoran dari sisa pencernaanmu. Proses pencernaanmu otomatis akan menjadi kacau karena nggak bisa menyaring kotoran sebagaimana mestinya. Akhirnya nanti harus sampai operasi cuci ginjal atau bahkan sampai harus transplantasi ginjal lho~

 

Sebenarnya untuk apa menahan sesuatu yang buruk untuk keluar dari tubuh kita, yakan? Kayak untuk apa menahan hubungan yang justru udah toxic dan nyakitin gitu. Hehe. Intinya, apapun yang terjadi di tubuh kita adalah hasil dari apa yang kita lakukan selama ini. Mungkin kamu pikir menahan pipis bukan perkara besar, tapi ternyata ada banyak dampak buruknya. Setelah baca artikel di atas, semoga kita nggak jadi sering nahan-nahan pipis lagi ya~

  • 5.8K
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya