Mengendalikan rasa marah memang susah. Apalagi di zaman serba digital kayak sekarang ini, tantangannya semakin besar. Mulai dari unggahan yang menurutmu kurang tepat, komentar dari netizen yang kadang memancing amarah, sampai ketika kolom komentar postingan idola kesayangan dibanjiri komentar nyinyir dari haters. Rasanya pengen banget ngomel-ngomel di kolom komentar! Kalau nggak diluapkan secara barbar suka nggak puas sendiri dan masih ada yang mengganjal rasanya. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, ngomel di medsos juga buat apa. Nggak akan mengubah kenyataan juga kan 🙁

Apalagi saat ini sudah ada aturan yang mengatur pengguna media sosial agar lebih bijak dalam berkomentar. Daripada amarah sesaatmu jadi bumerang, kamu perlu meminimalisir hal-hal yang nggak diinginkan tersebut. Di bawah ini ada beberapa cara menyenangkan yang bisa kamu coba untuk mengendalikan amarah di media sosial, sekalipun kalau idola kesayanganmu yang lagi dihujat.

  • Hindari perdebatan di media sosial, nggak semua orang menulis dengan nada yang sama ketika kamu membacanya

Dalam media sosial, perdebatan yang terjadi seringkali hanya perdebatan yang timbul sebatas teks doang. Kamu nggak bisa melihat ekspresi wajah, bahkan intonasi nada yang disampaikan oleh lawan debat. Aspek kayak gini yang membuat perdebatan di sosial media itu sering kali sia-sia. Siapa tahu lawan debatmu itu sebenarnya ketawa ngakak pas debat sama kamu karena dia emang cuma pengen ribut doang? Ya daripada meladeninya, kan mending waktumu dipakai buat hal lainnya~

  • Alihkan kegiatanmu untuk melakukan hal-hal positif di kehidupan nyata

Iya, paham. Berselancar di sosial media memang sangat mudah. Kemudahan ini membuat banyak orang merasa nyaman dan nggak mau eksplorasi hal lain di luar kegiatannya di sosial media. Tapi kalau kamu kelamaan main media sosial dan jadi emosi karena omongan netizen di sana, kamu perlu taruh sejenak gadgetmu dan coba untuk bereksplorasi di dunia nyata. Ada banyak banget hal yang bisa kamu lakukan tanpa koneksi internet misalnya membaca buku, berkebun atau bahkan olahraga ringan. Dengan begitu amarahmu akan terdistraksi dan nggak jadi deh meluapkan amarah di medsos. Heuheu

  • Ingatlah jejak digital akan terus ada, sampai kapanpun

Kalau kamu mau marah di media sosial, coba deh ingat-ingat kalau amarahmu akan bisa dibaca oleh siapapun, termasuk oleh calon istri, calon mertua, Ayah, Ibu, saudara, sepupu, hingga calon atasan ketika kamu akan melamar pekerjaan kelak. Kayak gini justru akan berdampak buruk padamu sendiri, karena amarah yang tak bisa diredam kala itu, kamu bisa kehilangan opsi buat masa depanmu. Lega sesaat, sengsara selamanya. Kamu tentu nggak mau gini kan?

  • Coba buat challenge untuk diri sendiri, sekali kamu marah di media sosial, kamu wajib sedekah 100k!

Dengan melakukan challenge tersebut, harapannya kamu jadi bisa lebih mudah mengatur emosi di kemudian hari. Kamu akan dihadapkan pada pilihan sulit antara meluapkan marah tapi hidup serba berkekurangan atau sukses memendam amarah tapi hidupmu bergelimang harta hahaha. Ya kan nyesek juga kalau tiap ketahuan marah di medsos kamu harus merelakan 100 ribu rupiah. Bisa-bisa jatah bulananmu habis buat itu aja. Nah biar fair, kamu bisa ajak teman, pacar, atau orang terdekat buat mengawasimu. Kalau kamu melanggar, mereka bakal dengan sigap menjalankan challenge yang kamu buat ini kok heuheu~

  • Kurangi penggunaan media sosial, coba sesekali terapkan metode sosial media detox

Saat media sosial sudah benar-benar memengaruhi emosimu, salah satu hal yang bisa dicoba adalah menerapkan social media detox untuk diri sendiri. Sudah banyak orang yang melakukannya, karena merasa media sosial membawa pengaruh buruk bagi kesehatan mental mereka. Ya mungkin awalnya memang sulit, tapi bukan berarti kamu nggak bisa. Salah satu cara yang bisa kamu coba adalah dengan uninstall sosial media yang kamu rasa membawa pengaruh buruk bagi dirimu selama beberapa hari atau bahkan minggu. Kemudian lihat dampaknya pada dirimu sendiri, apa yang berubah pada dirimu dan emosimu pada beberapa hari terakhir. Nah kalau kamu merasa kesulitan, kamu bisa kok minta tolong sama orang terdekat untuk mengawasi dan menyemangatimu. Kalau masih susah, kamu juga bisa minta bantuan sama profesional kok. Semangat ~ 

 

Nah jadi kamu-kamu yang seringkali tersulut emosi karena hal yang sebenarnya nggak perlu diselesaikan dengan amarah, cobalah ikuti tips ringan di artikel ini biar nggak gampang terpancing emosi di media sosial. Toh nggak solutif juga kan mengumbar emosi di sana. Hehehe

  • 20
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya