Virus Corona dikenal sebagai virus yang menyerang sel epitel pada sistem pernafasan, gejalanya bermacam dan bisa berbeda tiap orang. Tingkatannya juga berbeda lho, menurut dokter Rizal Fadli dari Halodoc, gejala COVID-19 bisa berskala ringan, sedang, dan berat. Bahkan ada juga yang nggak ada gejalanya sama sekali. Nah harus makin waspada kan! 

Meskipun nggak semua orang menunjukkan gejala jika tertular, tapi nggak ada salahnya kan buat belajar. Siapa tahu bukan cuma bermanfaat buat kamu tapi juga orang sekitar. Nah kalau menurut Buku Pedoman Penanganan COVID-19  yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas COVID-19, ini dia tingkatan tanda-tandanya. Simak ya!

Infografis Gejala COVID-19

Setelah kamu memahami, kamu juga bisa belajar melakukan penanganan mandiri apabila merasa sudah memiliki gejala awal. Menurut dokter Rizal, bagi yang mengalami gejala ringan tanpa pneumonia dan komorbid bisa melakukan isolasi diri di rumah selama 14 hari. Komorbid adalah penyakit penyerta. Misalnya pasien yang tertular COVID-19 yang juga punya gangguan hati, gangguan ginjal, atau penurunan imunitas akan semakin memperparah kondisinya. 

Nah beda lagi kalau sudah mengalami batuk menetap dan sesak napas, ataudemam dengan suhu di atas 38 derajat dalam jangka waktu yang lama. Kalau kamu mengalami gejala tersebut dokter Rizal menyarankan untuk isolasi di rumah sakit darurat COVID-19 yang sudah ditunjuk pemerintah. 

Selain ketiga gejala di atas, orang yang nampak sehat bisa juga lho membawa virus ini dan menularkan ke orang lain. Biasanya orang-orang ini disebut sebagai silent carrier virus Corona. Bisa jadi dia sudah terinfeksi, namun karena umurnya masih muda dan sistem kekebalan tubuhnya sedang bagus jadinya ngak nunjukin gejala deh. Makanya, sakit atau enggak, kita harus tetep jaga jarak karena silent carrier , bisa nularin tanpa sadar.  Lebih lengkapnya soal silent carrier, kamu bisa baca di sini (nanti dihyperlink).

Setelah tahu beberapa tingkatan dan gejala bila terserang virus ini kalau kamu menunjukan gejala-gejala yang serupa, ngak perlu panik. Pemerintah sudah menyediakan hotline khusus dengan nomor 119 ekstensi 9 untuk bisa kamu hubungi. Atau bisa juga mengirim pesan singkat di platform Whatsapp dengan nomor 08111 333 99 000 serta mengakses www.covid19.go.id untuk informasi lebih lengkap. Supaya yakin nih ada di tingkatan mana gejala kamu. Sehingga kamu bisa menentukan tindakan selanjutnya yang harus dilakukan. Ingat bahwa kita adalah garda terdepan dalam pencegahan bukanlah dokter atau tenaga medis.  

 

  • 3
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya