Sobat GenZ, udah pada paham kan kalau toxic relationship berdampak negatif pada kondisi emosional dan psikologis seseorang? Nah, udah tahu belum kalau toxic relationship ternyata berdampak pada kesehatan fisik? Kamu pernah merasakan gejala-gejala di bawah ini nggak?

Tekanan darah tinggi

Stres bikin pusing | Photo created by pch.vector – www.freepik.com via doktergenz.hipwee.com

Hubungan tidak sehat dapat mempengaruhi kesehatan mental. Apalagi jika dalam hubungan terjadi komunikasi yang tidak sehat, saling menjatuhkan, dan saling tidak menghargai yang jika berlangsung terus-terusan akan membuatmu stres. Sebuah penelitian di London tahun 2005 menunjukkan bahwa stres dapat mengganggu aktivitas kamu, bahkan stres dapat menurun ke keturunan kamu. Para peneliti mengukur kadar kortisol dan tekanan darah dari 105 orang usia produktif, dan hasilnya menunjukan bahwa mereka yang mempunyai hubungan pernikahan tidak sehat mempunyai tingkat kortisol yang lebih tinggi di pagi hari dan tekanan darah yang lebih tinggi pada saat kerja.

Tekanan darah dan kadar kortisol yang tinggi ini jika terjadi dalam waktu lama bisa meningkatkan peluang kamu terkena penyakit jantung. Sebuah studi jangka panjang yang meneliti lebih dari 10.000 orang selama rata-rata 12 tahun menunjukkan bahwa mereka yang memiliki hubungan yang tidak sehat berpeluang lebih tinggi untuk mengalami masalah jantung.

So, jika hubungan yang sedang kamu jalani membuat stres bahkan depresi, coba deh ajak pasangan untuk berkomunikasi menemukan jalan keluar permasalahan. Beranikan diri untuk curhat dan meminta saran dari keluarga dan teman-teman yang kamu percaya. Kamu juga perlu istirahat yang cukup dan menjalani gaya hidup sehat.

Perubahan pola makan

Makan jadi nggak bener | Photo by Mister Mister from Pexels via doktergenz.hipwee.com

Stres bisa membuat perilaku makanmu terganggu. Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat berkontribusi pada perubahan pola makan, baik merasa ingin selalu makan ataupun tidak nafsu makan sama sekali. Menurut penelitian, 40% orang mengalami peningkatan asupan kalori dan 40% orang mengalami penurunan asupan kalori ketika stres. Hanya 20% orang yang tidak mengalami perubahan pola makan pada periode stres. Perubahan pola makan ini penting untuk diperhatikan karena berhubungan dengan kesehatan tubuhmu secara keseluruhan.

Gangguan tidur

Terlalu banyak atau nggak bisa tidur | Photo by elizabeth lies on Unsplash via doktergenz.hipwee.com

Tidur sangat esensial untuk menjaga kesehatan karena tidur menjadi waktu untuk mengoptimalkan dan merilekskan tubuh. Oleh karena itu, gangguan tidur dapat mempengaruhi emosi dan respons perilaku seseorang terhadap suatu situasi. Penelitian menunjukkan bahwa stres akibat konflik yang sedang berlangsung di hubungan yang tidak sehat dapat mengurangi kualitas tidur.

Imunitas menurun

Jadi gampang sakit | Photo created by user18526052 – www.freepik.com via doktergenz.hipwee.com

Kualitas hubungan yang buruk dapat menciptakan hubungan yang penuh kecurigaan. Ikatan hubungan seperti ini dapat membuat kesehatan fisik menurun dengan merusak sistem kekebalan tubuh. Stres akut dan kronis dapat meningkatkan aktivitas peradangan dan meningkatkan fokus perhatian pada hal-hal negatif. Peningkatan aktivitas ini dapat berkontribusi pada terjadinya depresi. Tentunya hal ini akan menurunkan imunitas pada tubuh seseorang.

 

Nah, sudah terpampang nyata nih kalau toxic relationship berpengaruh negatif terhadap kesehatan fisik. So, penting banget nih buat membangun hubungan yang sehat. Kalau kamu masih berada di dalam toxic relationship, pertimbangkan untuk berubah atau melepaskan. Kesehatanmu itu lho… tetap yang utama!

 

Referensi:

  1. Teo, A. R., Choi, H., & Valenstein, M. (2013). Social relationships and depression: ten-year follow-up from a nationally representative study. PloS one, 8(4), e62396.
  2. Yau, Y. H., & Potenza, M. N. (2013). Stress and eating behaviors. Minerva endocrinologica, 38(3), 255.
  3. Troxel, W. M., Robles, T. F., Hall, M., & Buysse, D. J. (2007). Marital quality and the marital bed: Examining the covariation between relationship quality and sleep. Sleep medicine reviews, 11(5), 389-404.
    Mindbodygreen. (2020). 19 Signs Of A Toxic Relationship & What To Do If You’re In One.
  4. Psychreg. (2020). Unhealthy Relationships: Symptoms and Side Effects.
  5. Jaremka, L. M., Glaser, R., Loving, T. J., Malarkey, W. B., Stowell, J. R., & Kiecolt-Glaser, J. K. (2013). Attachment anxiety is linked to alterations in cortisol production and cellular immunity.
  6. Psychological science, 24(3), 272-279.De Vogli, R., Chandola, T., & Marmot, M. G. (2007). Negative aspects of close relationships and heart disease. Archives of Internal Medicine, 167(18), 1951-1957.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya