Musim liburan sekolah yang agak panjang biasanya akan dimanfaatkan oleh anak-anak laki-laki untuk melakukan khitan atau sunat. Dalam beberapa tradisi, acara khitan atau pemotongan sebagian kulit luar ujung penis (kulup) menjadi hal yang ditunggu. Sebab selain menjadi penanda kedewasaan, sang anak biasanya juga akan mendapatkan apresiasi berupa hadiah oleh sang orang tua karena udah berani buat dikhitan. 

Maklumlah, untuk melakukan operasi kecil ini dibutuhkan keberanian untuk menahan sakit selama beberapa hari lho. Makanya ngak jarang ada yang minta khitan dengan imbalan berupa PlayStation. Hayoooo siapa ngaku!

Khitan

Khitan pada anak via www.istockphoto.com

Nah ternyata khitan atau sunat ini bukan hanya sebuah anjuran dalam agama, baik Islam maupun Yahudi. Namun memang khitan punya lebih banyak manfaat daripada risiko buruknya. Dilansir dari Love to Know, khitan tak hanya membuat organ penting laki-laki lebih sehat tapi juga mengurangi risiko kanker. Nih cek ya beberapa manfaat dari melakukan sirkumsisi (khitan) bagi laki-laki:

  1. Lebih mudah membersihkan bagian kepala penis (kulup) yang disirkumsisi agar tetap bersih atau higienis.
  2. Mengurangi risiko terkena penyakit infeksi saluran kemih. 
  3. Menurunkan risiko terkena penularan infeksi seksual.
  4. Menurunkan risiko terkena kanker penis.

Tapi manfaat di atas ini ya tergantung gaya hidup kamu juga, nggak mutlak kalau udah disunat terus jadi kebal penyakit. Pokoknya selama gaya hidup bersih dan sehat serta menjauhi seks yang berisiko pasti aman deh.

Nah nggak cuma buat laki-laki aja lho ternyata manfaat khitan itu, bagi perempuan yang sudah menikah, memiliki pasangan yang sudah melakukan sirkumsisi dapat menurunkan risiko terkena kanker serviks. Sebab penis yang telah disirkumsisi memiliki risiko untuk menularkan bakteri/virus yang lebih rendah. Baik itu virus human papillomavirus (HPV), human immunodeficiency virus (HIV; virus yang merusak sistem kekebalan tubuh yang bisa ditularkan melalui hubungan seksual) atau infeksi menular seksual lainnya.

Hal ini menjadi penting karena kanker adalah penyakit yang paling mematikan bagi perempuan Indonesia. Kanker payudara sebagai kanker dengan tingkat kematian tertinggi dan kanker serviks atau mulut rahim di posisi kedua yang menyerang wanita. Jadi memang manfaat khitan laki-laki itu nggak cuma berdampak buat si laki-lakinya saja tapi juga perempuan. 

Serviks

Ilustrasi serviks via www.istockphoto.com

Jadi jelas kan kalau sirkumsisi itu bukan hanya baik berdasarkan anjuran agama saja, tapi sudah terbukti secara medis bisa menurunkan risiko penyakit infeksi hingga kanker baik penis maupun kanker serviks. 

Selain manfaat, risiko prosedur khitan juga tetap ada kok. Nah ini yang biasanya bikin orang kontra alias nggak setuju sama sirkumsisi. Tapi risiko ini biasanya terjadi apabila prosedurnya dilakukan secara keliru dan bukan oleh ahlinya. Selain itu, dilansir dari Tabu.id beberapa penelitian khitan bisa memiliki risiko seperti pendarahan yang dialami sekitar 10 persen laki-laki, infeksi sebesar 2 persen, dan berkurangnya sensasi pada kepala penis. Menurut Tabu.id hasil studi lain juga menunjukkan bahwa sunat memiliki dampak negatif pada kondisi psikis dan fungsi seksual laki-laki. Namun sayangnya bukti dari hasil studi ini belum cukup untuk menguatkan pendapat tersebut.  

khitan bayi

Sirkumsisi pada bayi via www.istockphoto.com

Umur ideal melakukan khitan bergantung pada individu dan orang tua. Untuk beberapa orang ada yang dikhitan ketika masih bayi. Hal ini juga mengundang pro dan kontra juga sih. Sebab ya selain rasa sakit yang nanti dirasakan, bayi juga belum bisa memberikan konsen atau persetujuan. Sehingga hal-hal ini patut dipertimbangkan oleh orang tua. Untuk lebih lengkapnya kamu bisa baca artikel Hipwee di sini. 

Makanya khitan sebaiknya dilakukan ketika kamu sudah betul-betul tahu manfaatnya dan setuju untuk melakukannya. Selain kesadaran penuh, memilih ahli untuk melakukannya juga penting, lebih baik jika dilakukan oleh dokter yang memang terampil dalam dunia persunatan. 

Nah jadi buat kamu yang udah gede tapi belum khitan, poin diatas bisa jadi bahan pertimbangan buat kamu ya! Lebih jelasnya buat kamu yang sudah dewasa tapi belum khitan, bisa baca di sini ya. Karena khitan, disamping dianjurkan beberapa agama,  juga bermanfaat bagi kesehatan reproduksi.

  • 111
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya