Mungkin sekarang kamu sedang merasa “nggak guna” atau kecewa banget sama diri sendiri. Entah karena prestasi di kelas yang gitu-gitu aja atau karena ada kalimat dari orang terdekat yang nyelekit sampai-sampai bikin kecewa. Terkadang merasa kecewa dengan diri sendiri itu normal, tapi kalau kecewanya udah berlebihan, itu yang nggak baik buat perkembanganmu.

Pikiran-pikiran negatif kayak gitu, kalau terlalu banyak atau sering, bisa mengganggu perkembangan konsep diri yang positif. Padahal, konsep diri yang positif tuh penting banget lho, biar mentalmu tetap sehat dan terus semangat! Nah mumpung masih muda, konsep dirimu harus dibentuk mulai dari sekarang. Biar dari sekarang sampai ke depannya nanti kamu punya konsep diri yang positif.

“Eh tapi gimana tuh caranya biar punya konsep diri yang positif?”

Biar nggak bingung, nih Dokter Gen Z punya caranya ~

1. Kamu harus objektif memandang diri

Buat kamu yang masih sering iri sambil bergumam “Ih kok enak ya jadi dia…” harus belajar sedikit lebih objektif lagi memandang diri sendiri. Ingat, setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Coba deh kamu merenung sesekali. Pikirkan baik-baik mana yang jadi kelebihanmu, kekuranganmu, potensimu, sampai passionmu. Sadari bahwa diri kamu itu individu yang unik, sehingga kamu nggak perlu banding-bandingin dengan orang lain. Dengan begitu kamu akan melihat dirimu sendiri dengan lebih objektif tanpa merasa berkecil hati.

2. Appreciate yourself!

Setelah kamu bisa lebih objektif memandang diri sendiri, sekarang saatnya kamu buat belajar untuk menghargai dirimu sendiri. Caranya gimana? Ya dengan melihat dan fokus pada kelebihan yang kamu punya saat ini. Kamu juga udah berusaha maksimal buat mengembangkan diri. Jadi ya, hargai perjuanganmu itu. Ingat, nggak ada orang lain yang lebih menghargai dirimu selain dirimu sendiri!

3. Jangan marah sama diri sendiri

Kamu perlu belajar untuk bertanggung jawab atas pilihanmu. Tapi jangan marah dan kecewa berlebih saat kamu menyadari bahwa pilihanmu itu kurang bijak. Ingat, semua orang pernah keliru. Karena itu jauh lebih penting berusaha memperbaiki kesalahanmu daripada berlarut kecewa dan marah sama diri sendiri. Kamu punya tanggung jawab atas apapun pilihanmu, kalau memang pilihanmu kurang bijak, yaudah cari cara untuk memperbaikinya. Daripada kecewa berlarut-larut dan malah berujung stres… 🙂

4. Terus berpikir positif ya

“Lha kalau aku merasa hidupku sial terus gitu gimana bisa berpikir positif?”

Bisa, kok. Coba fokus ke hal-hal positif yang bisa disyukuri dalam hidupmu. Kamu kan masih muda dan masih punya banyak potensi untuk dikembangkan. Percaya deh soal itu. Iya sih, kamu sekarang sedang struggle dengan banyak hal, tapi itu normal kok dialami semua orang seusia kita. Jadi ya dibuat enjoy aja. Ingat, sesudah kesulitan pasti muncul kemudahan selama kamu nggak nyerah di tengah jalan dalam mengembangkan potensi dirimu.

 

Dan yang harus kamu ingat, sedih, kecewa dan berbagai macam emosi negatif itu memang bagian dari kehidupan. Tapi jangan berlarut-larut. Remaja kayak kita masih punya masa depan yang panjang. Jangan sia-siakan masa depanmu dengan kecewa dan sedih berlarut-larut, ya. Tapi, kalau kamu emang merasa nggak bisa menghadapi emosi negatif itu sendirian, coba cari bantuan dari orang-orang yang kamu percaya, atau bantuan profesional dari konselor atau psikolog. Selalu berusaha jadi pribadi yang positif, supaya kita bisa mencintai diri sendiri dan mencapai mimpi-mimpi kita, ya ~

  • 5.5K
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya