Ada berbagai macam cara untuk mulai mencintai diri sendiri, salah satunya adalah dengan selalu menjaga kebersihan dan merawat tubuh. Salah satu dari bagian tubuh adalah rambut pubis, maka dari itu merawatnya juga termasuk salah satu bentuk mencintai diri sendiri. 

Saat ini sudah banyak jenis perawatan yang ditawarkan untuk rambut pubis. Mulai dari yang bisa dilakukan sendiri di rumah hingga yang membutuhkan tenaga ahli seperti jenis perawatan yang menggunakan alat-alat atau cairan khusus. Sobat GenZ, di artikel kali ini bakal kita bahas nih apa aja jenis perawatannya. Jadi Sobat GenZ punya pandangan kira-kira perawatan mana yang cocok untuk dilakukan pada rambut pubis.

Perawatan di rumah

Bisa sendiri, asal hati-hati | credit: Deposit Photos via id.depositphotos.com

Perawatan yang dilakukan di rumah bisa dibilang mudah dilakukan dan juga hemat biaya. Berikut beberapa perawatan yang bisa dilakukan di rumah.

1. Memotong menggunakan gunting

Menggunting rambut pubis adalah cara termudah yang bisa dilakukan oleh hampir semua orang. Pilihan ini juga minim risiko cedera karena gunting tidak langsung menyentuh kulit. Sebelum menggunting, pastikan gunting yang akan digunakan sudah bersih dan tajam untuk memudahkan selama proses menggunting serta tetap menjaga kebersihan area yang ditumbuhi rambut pubis. Posisi duduk bisa dipilih untuk meminimalisir risiko gunting melukai kulit. Cermin genggam juga bisa digunakan untuk memudahkan kamu melihat rambut pubis yang akan dipotong. Oh iya, pastikan juga ada pencahayaan yang baik ya.

Karena hanya dipotong, rambut pubis nantinya akan kembali panjang. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk memotong rambut pubis secara teratur agar tetap rapi.

2. Mencukur

Cara lain yang bisa dilakukan di rumah adalah mencukur rambut pubis. Mencukur juga termasuk hal yang mudah dilakukan seperti menggunting rambut pubis. Ada dua jenis pisau cukur yang bisa digunakan yakni pisau cukur manual dan pisau cukur yang menggunakan listrik. 

Pisau cukur manual lebih disarankan untuk mencukur rambut pubis karena kita bisa mengontrol kecepatannya sehingga risiko terluka menjadi lebih kecil. Namun jika pisau cukur terlalu dekat dengan kulit bisa menimbulkan gatal, iritasi bahkan luka. Beberapa kesalahan yang dilakukan saat mencukur antara lain memotong terlalu pendek, tidak beraturan (disarankan mencukur mengikuti arah tumbuhnya rambut pubis), atau mencukur rambut pubis dalam keadaan kering.

Eiittss tapi jangan sedih dulu Sobat GenZ! Ada triknya nih untuk menghindari risiko tersebut. 

  1. Berendam di air hangat selama sekitar 10 menit untuk melembutkan lapisan luar kulit dan memudahkan ketika mencukur. 
  2. Pakai krim cukur atau lotion. Yang perlu diingat adalah kulit sekitar rambut pubis lebih sensitif, jadi saat Sobat GenZ memilih krim cukur bisa dicoba dulu di tangan atau di bagian lain untuk mengetahui reaksi kulit pada zat yang ada pada krim cukur atau lotion tersebut. 
  3. Mencukur dengan perlahan karena kulit yang menjadi tempat tumbuh rambut pubis termasuk sensitif dan tipis sehingga rentan terluka. 
  4. Pastikan pisau cukur yang kamu gunakan dalam keadaan bersih, tidak digunakan oleh orang lain, tidak berkarat dan jika menggunakan pisau cukur sekali pakai pastikan tidak digunakan berkali-kali karena bisa mengakibatkan adanya bakteri yang akan menimbulkan iritasi. 

3. Mencabut rambut pubis 

Kalau yang satu ini bisa dibilang memerlukan kesabaran, kekuatan dan ketabahan hati yang luar biasa. Bagaimana tidak? Rambut yang ada di kaki yang kulitnya mungkin bukan termasuk yang sensitif aja sakit pas dicabut, apalagi rambut pubis yang tumbuh di area kulit yang sensitif. Mungkin buat Sobat GenZ yang sudah terbiasa melakukan waxing tidak merasa terlalu sakit karena konsep mencabut rambut pubis sama dengan waxing, yaitu mencabut sampai ke akar. Waxing bahkan bisa jadi terasa lebih sakit karena mencabut dalam jumlah yang banyak dalam satu waktu.

Mencabut rambut pubis juga memiliki risiko akar rambut yang terbuka sehingga memudahkan mikroorganisme masuk dan menyebabkan gatal, kemerahan bahkan infeksi. Berikut beberapa rekomendasi untuk meminimalisir risiko-risiko tersebut:

  1. Cabut dengan lembut. Gerakan mencabut yang terlalu kencang atau tiba-tiba dapat melukai kulit atau folikel rambut sehingga bisa menimbulkan infeksi. 
  2. Bersihkan alat penjepit untuk mencabut rambut pubis. 
  3. Pastikan pencahayaan yang baik.
  4. Pegang kulit seperti posisi mencubit dengan lembut, pegang ujung rambut antara kedua ujung penjepit, dan tarik lembut ke arah tumbuhnya rambut. 
  5. Lihat ke atas dan sekeliling setiap beberapa menit untuk menghindari kram leher.

Mencabut rambut mungkin metode yang baik untuk dilakukan, namun tidak disarankan untuk area yang lebih luas pada rambut pubis.

 

Perawatan rambut pubis profesional

Karena bukan hanya rambut kepala aja yang boleh di-treatment | credit: Deposit Photos via id.depositphotos.com

Perawatan ini bisa dipilih jika kamu tidak memiliki waktu khusus atau waktu luang yang cukup untuk melakukan perawatan sendiri di rumah atau menginginkan hasil ‘bebas rambut’ yang lebih tahan lama. Berikut adalah perawatan yang bisa dicoba.

1. Waxing 

Waxing adalah metode mencabut dengan mengoleskan lilin. Potongan kain ditempelkan di atas lilin dan ditarik dengan cepat sehingga bisa mencabut sekaligus banyak rambut dalam sekali tarik. Meskipun waxing bisa dilakukan sendiri di rumah, jika dilakukan oleh profesional hasilnya akan lebih menyeluruh dan tidak ada yang terlewat. Hasil dari waxing ini bisa bertahan 3-6 minggu. Meski hasilnya lumayan bertahan lama, waxing bisa menimbulkan iritasi folikel rambut.

2. Laser dan IPL (Intense Pulse Light)

Perawatan menggunakan laser ini memiliki hasil yang lebih tahan lama dibandingkan waxing yaitu sekitar 6-12 bulan. Prosesnya melibatkan penghancuran akar rambut menggunakan laser dan panas yang memperlambat pertumbuhan rambut kembali. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perawatan harus dilakukan secara berkelanjutan setiap 6-8 minggu sekali dan tentunya membutuhkan biaya yang membuat kita merogoh kocek agak dalam.

3. Elektrolisis

Elektrolisis dilakukan pada setiap akar rambut satu persatu dengan cara menempatkan jarum kecil di tiap ujung rambut untuk mengalirkan aliran listrik yang akan merusak folikel rambut sehingga rambut akan rontok dan mengganggu pertumbuhan rambut baru. Satu sesi perawatan elektrolisis memakan waktu 15-60 menit dan prosesnya dilakukan berulang ulang sampai semua rambut hilang. 

 

Beberapa hal di atas adalah pilihan yang ada untuk merawat rambut pubis. Sekali lagi, baik mencukur, menggunting, dan mencabut rambut pubis bukan merupakan suatu keharusan. Semua pilihan pasti ada positif dan negatifnya, jadi tinggal pilih mana kira-kira perawatan yang mau kita coba. Perlu dipertimbangkan juga apakah cocok dengan kondisi tubuh dan juga kondisi kantong tentunya. Yang paling penting adalah selalu menjaga kebersihan rambut pubis agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selamat mencoba!

 

Referensi:

  • 21
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya