Sobat Gen Z, udah pada tau belum pelecehan seksual itu apa? Ternyata bukan hanya dari pesan gambar atau video saja lho. Pelecehan seksual juga bisa dilakukan secara verbal atau secara fisik yang membuat kamu merasa tersinggung, malu, takut, atau terintimidasi yang mengarahkan pada hal-hal berbau seksual. Misalnya seperti:

  • Menyentuh bagian tubuh yang sensitif
  • Memeluk, atau mencium tanpa izin
  • Memberikan tatapan nafsu atau menggoda

Tidak hanya perempuan saja yang rentan menjadi korban pelecehan seksual, tetapi laki-laki juga bisa menjadi korbannya. Pelecehan seksual bisa dilakukan oleh siapapun, termasuk pacar, orangtua, saudara kandung, teman, hingga orang yang tak dikenal sekalipun tanpa memandang usia.

Menurut survei yang dilakukan oleh L’Oreal Paris pada Januari 2021, korban dari pelecehan seksual lebih memilih untuk “menerima” dan “beradaptasi” dengan mengubah perilaku atau kebiasaannya. Padahal, kasus pelecehan dan kekerasan sudah sepatutnya diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk menindak pelakunya dan memulihkan kondisi korbannya.

Nah, untuk itu Dokter GenZ punya beberapa tips nih yang bisa kamu lakukan saat melihat pelecehan seksual di tempat umum. Catat dan ingat baik-baik ya!

1.Dialihkan

Ketika kamu melihat pelecehan terjadi di depan mata, coba alihkan konsentrasi sang pelaku dengan mengajak ngobrol atau menanyakan jam. Distraksi ini bisa membuat sang pelaku tidak jadi melakukan pelecehan.

2. Ditegur 

Selain mengalihkan perhatian pelaku yang sedang mencoba berbuat pelecehan seksual, kamu bisa langsung menegur sang pelaku pelecehan seksual dengan tegas. Namun jangan lupa untuk memperhatikan keamanan kamu juga yah!

3. Didokumentasikan

Sebagai bahan bukti yang lebih kuat, perlu adanya video, foto, atau rekaman bahwa peristiwa pelecehan benar-benar terjadi. Pastikan untuk meminta persetujuan dari korban terlebih dahulu sebelum dijadikan bukti pelaporan.

4. Dilaporkan 

Ketika kamu melihat tindakan pelecehan seksual di sekolah maupun di tempat umum, lihat sekitarmu untuk mencari seseorang yang bisa dimintai bantuan. Jangan takut untuk segera laporkan kepada pihak berwenang. 

5. Ditenangkan

Coba tenangkan dan beri dukungan kepada korban. Posisikan dirimu sebagai seorang teman baik dan jangan langsung menghakimi sang korban dengan menilai faktor-faktor yang membuat korban dilecehkan (misalnya baju yang dipakai, jam berapa pulang, dan sebagainya).

Nah Sobat GenZ, yuk ikut melakukan aksi nyata untuk melawan pelecehan seksual di ruang publik dengan melakukan 5D. Bersama kita lawan pelecehan seksual!

 

Referensi: 

  • 60
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya