Berbagai hal dilakukan oleh pasangan yang masih belom pengen punya anak. Metode pencegahan kehamilannya beragam. Mulai dari yang jingkrak-jingkrak setelah berhubungan sampai yang makan nanas. Padahal belom tentu metode yang sering dicoba ini efektif lho.

Kayak contoh di bawah ini yang sering diterapkan padahal belum terbukti berhasil. Kalau mau tau yang terbukti aman dan metode yang efektif bisa cek ke sini. Intinya sih jangan percaya gitu aja apa kata orang apalagi kalo ini terkait soal masa depanmu..

 “Keluar di luar” atau Coitus Interuptus (Senggama Terputus)

Metode yang satu ini jadi salah satu metode andalan saat udah kepepet nggak ada kondom. (Meskipun sebenernya kalo kamu dan pasangan sudah punya jadwal rutin berhubungan, harusnya selalu siap sedia kondom yaa~ ) Kenapa? Tinggal cari tahu momen yang pas buat “cabut” dan “keluarin di luar”. Sayangnya, metode yang satu ini nggak 100% melindungi dari potensi kehamilan, apalagi kalo kamu ternyata ngalamin ejakulasi dini.

Nah selain itu juga selalu ada potensi kalo sperma tumpah di bibir vagina yang memungkinkannya berenang kedalam vagina dan bertemu dengan sel telur. Makanya kalo kamu dan pasangan masih ingin menunda lebih lama untuk menimang bayi, mendingan pake metode pencegahan kehamilan jangka panjang seperti IUD dan implan.

Makan Nanas

Setelah berhubungan seksual dan telat “cabut”, biasanya yang jadi tujuan adalah nanas. Alasannya? Ya karena buah tersebut mengandung enzim yang bisa melunakkan leher rahim. Namun tak ada bukti yang bisa menunjukkan bahwa enzim tersebut bisa mencegah kehamilan. Jadi ya, tetap nggak mengurangi potensi hamil deh. Jadi kalo gak pake alat kontrasepsi dan khawatir akan terjadi kehamilan ya terpaksanya kudu pake alat kontrasepsi darurat, yang hanya bisa efektif digunakan maksimum 72 jam setelah berhubungan seks tanpa pelindung.

Lompat-lompat setelah berhubungan

Prinsipnya, lompat-lompat setelah berhubungan seksual dianggap bisa mencegah pergerakan sperma biar nggak sampai ke sel telur. Cara kayak gitu banyak yang percaya lho. Padahal, lompat-lompat atau posisi apapun gak akan bisa mencegah sperma untuk tetep ketemu sel telur. Organ reproduksi cowok maupun cewek didesain untuk bisa mempertemukan sperma di vagina jadi gerakan lompat-lompat, membilas vagina atau bahkan berhubungan seks di air tak akan mencegah kehamilan.

 

Tapi meski begitu ada banyak metode yang memang bisa untuk mencegah kehamilan. Kamu bisa check website SKATA untuk tau cara-caranya.  Ada beragam pilihan berupa metode modern yang sudah terbukti efektif dan cocok untuk orang yang berbeda. Kalau diperlukan biar lebih mantep bisa konsultasi dengan dokter untuk bisa tau apa metode yang paling cocok buat kamu dan pasangan untuk menunda kehamilan, sampai kalian siap untuk punya buah hati yaa.

  • 42
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya