Pernah nggak sih Sobat Gen Z sayang banget sama seseorang? Eh tapi tiba-tiba si doi ngilang dan nggak pernah ngabarin kamu. Sedih banget pastinya. Bisa jadi kamu mengalami ghosting.

Ghosting akhir-akhir ini lagi marak banget dibahas di sosial media. Ghosting adalah istilah untuk menggambarkan penghentian semua bentuk komunikasi dengan pasangan, atau teman tanpa kabar yang jelas. Gampangnya nih yaa, ada dua orang yang berpacaran, tapi salah satunya tiba-tiba hilang kayak ditelan bumi. Tidak menjawab telepon, tidak membalas chat. Pastinya membingungkan dan menyakitkan bagi pasangannya, bukan?

Ghosting mungkin sangat menyakitkan bagi mereka yang mengalami karena menyebabkan perasaan diabaikan dan ditolak. Sebagian orang tidak tahu bahwa dirinya sedang menjadi korban ghosting. Sementara ada juga yang sudah tahu tapi tak mengerti harus berbuat apa untuk keluar dari lingkaran ghosting itu. Ghosting menciptakan skenario yang membuat korbannya tidak tahu apa yang sedang terjadi dan apa yang harus dia lakukan. Maka dari itu ghosting sangat merugikan korban baik dari waktu, fisik, hingga mentalnya.

Ayo move on | Photo by Thirdman from Pexels

Nah buat kamu nih yang sedang mengalami ghosting, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk segera keluar dan membebaskan diri dari ghosting.

Jangan menyalahkan diri sendiri

Selama kamu nggak punya bukti kuat, kamu mungkin tidak bisa menyimpulkan mengapa orang lain meninggalkanmu dalam sebuah hubungan tidak pasti hingga berujung ghosting. Jadi jangan menyalahkan diri sendiri dan membuat dirimu semakin terluka secara emosional.

Bicara dengan orang yang kamu percaya

Mengungkapkan perasaan kepada orang lain dapat membantumu memahami apa yang sedang terjadi dan membantu melupakan pengalaman yang menyakitkan. Hal ini menjadi alasan mengapa berbicara dengan sahabat atau orang yang terpercaya dapat membantu melewati masa-masa sulit. Jadi jangan ragu untuk berbicara dengan orang yang kamu percaya ya.

Jaga kesehatan fisik dan mentalmu

Memperbaiki pola makan, cukup tidur, dan berolahraga dapat meringankan tekanan psikis dan mental. Hal yang kamu bisa lakukan contohnya seperti yoga, latihan pernapasan, dan meditasi. Kegiatan semacam ini dapat menurunkan produksi hormon stres serta mengurangi ketegangan fisik dan emosional.

Buat batasan diri

Ingin mencoba hubungan yang baru? Pastikan bahwa relasi barumu dapat menerima kamu apa adanya. Komunikasikan dengan baik apa yang membuatmu nyaman dan tidak nyaman. Bicarakan juga ekspektasi satu sama lain agar sama-sama mengerti. Lebih baik berterus terang di awal sehingga hubungan yang sehat dapat terbangun.

Let it go

Apa pun yang terjadi, merelakan apa yang terjadi dan melanjutkan hidupmu jadi pilihan yang baik. Pada awalnya mungkin tidak mudah. Tapi ada pepatah nih, “Ketika seekor kuda melemparmu dari atas tunggangan, hal terbaik yang harus dilakukan adalah kembali ke pelana secepat mungkin”. Wajar memang jika ada kekhawatiran akan terlempar lagi. Tetapi percaya deh, ketika kamu berhasil melalui semuanya, kamu akan sadar bahwa si “ghoster” tidak lebih dari hantu dalam ingatanmu.

 

Nggak harus merasakan dampak ghosting dulu kok sebelum move on. Keluar dari ghosting relationship mungkin sulit pada awalnya, tapi kalau sudah mengganggu kehidupanmu dan membuatmu tidak nyaman, yakinlah bahwa pilihan untuk move on baik untuk dirimu.

 

Referensi:

  • 3
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya