Dalam mengetahui status kehamilan, salah satu metode tercepat untuk mengetahuinya adalah dengan menggunakan testpack. Testpack adalah alat baca kehamilan yang akurat karena dapat mendeteksi hormon kehamilan yang sudah muncul sebelum adanya janin. Selain mudah digunakan, testpack juga dapat ditemukan di apotek-apotek terdekat. Namun faktanya masih banyak orang-orang yang bingung tentang bagaimana cara membaca testpack dan cara menggunakannya.

Tes kehamilan dengan testpack paling cepat bisa dilakukan sekitar satu minggu setelah telat menstruasi. Sangat disarankan dilakukan ketika pagi hari sewaktu bangun tidur. Hal ini karena pada pagi hari urine yang keluar masih lebih pekat sehingga kandungan Human Chorionic Gonadotropin atau hCG (hormon peptida yang diproduksi tubuh saat masa hamil) lebih cepat terdeteksi.

Testpack tersedia dalam berbagai macam bentuk, namun fungsi utamanya tetap sama

Ada yang berupa batang kertas ada pula yang berupa batang plastik. Untuk yang berbentuk batang kertas (strip) penggunaannya perlu dicelupkan langsung ke dalam urine yang sudah ditampung dalam sebuah wadah dan menunggu selama beberapa detik, sedangkan untuk testpack yang berbentuk batang plastik ada yang dicelup ada juga yang ditetesi langsung oleh urine di bagian yang sudah ditandai.

Terus cara bacanya gimana?

Cara kerja dari testpack adalah mendeteksi hormon kehamilan yang terdapat pada urine. Testpack mengukur kadar hormon beta human chorionic gonadotropin (hCG) atau hormon yang dihasilkan oleh sel-sel yang terbentuk di plasenta akibat adanya penempelan sel telur yang telah dibuahi pada dinding rahim.

Setelah melakukan tes pertama, yakni seminggu setelah telat menstruasi, akan muncul garis yang menandakan positif atau negatif kehamilan. 1 garis berarti tidak adanya kehamilan atau negatif, kalau 2 garis yang terlihat maka tandanya terjadi kehamilan atau positif. Bila mendapatkan hasil negatif, tunggu beberapa hari apakah terjadi menstruasi atau tidak. Jika belum menstruasi juga, lakukan tes 2 sampai 3 hari lagi.

Walaupun tingkat akurasi dalam testpack mencapai 99%, tetap saja masih bisa ditemukan garis negatif palsu atau garis positif palsu. Yang lebih umum adalah garis negatif palsu karena kamu melakukan tes terlalu cepat. Garis positif palsu bisa terjadi ketika testpack mendeteksi hCG tetapi tidak ada kehamilan, ini bisa terjadi ketika kamu sedang menjalani perawatan kesuburan atau bahkan mengalami keguguran awal, sehingga hCG masih terdeteksi dalam urine.

Tapi bagaimana kalau 2 garis yang muncul samar-samar? Garis positif palsu jarang terjadi, maka kemungkinan besar 2 garis samar tersebut berarti terjadi kehamilan. Untuk lebih pasti, lakukan tes 2 sampai 3 hari lagi untuk melihat tanda positif yang lebih jelas.

Oh iya, perlu diingat juga bahwa tiapĀ testpack itu bisa beda-beda. Jadi disarankan untuk melihat dan mengikuti instruksi yang tertera di packaging testpack untuk menggunakannya dengan tepat. Buat kamu yang belum pernah menggunakan testpack sebelumnya, semoga artikel ini dapat membantu kegelisahan dan kegundahanmu dalam membaca testpack. Jangan cuma nebak-nebak, kalau tanda-tanda kehamilan sudah keliatan, ya udah tes aja pakai testpack! Nah setelah dua garis yang muncul, lebih baik segera periksa ke dokter. Biar semuanya bisa dijalani dengan persiapan yang matang~

  • 152
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya