“Ih, nggak enak kalau pakai kondom…”
“Pakai kondom itu aneh rasanya…”

 

Kalimat-kalimat di atas sering banget jadi alasan ogah pakai kondom. Padahal kondom itu penting. Selain untuk mencegah kehamilan, kondom juga penting untuk mencegah penularan penyakit seksual. Tapi tetap aja ada yang menolak untuk pakai kondom.

Iya sih memang rasanya agak beda antara pakai kondom dengan nggak pakai kondom. Tapi kalau bisa milih kondom yang tepat, sensasinya tetap akan nyaman kok. Yuk deh baca panduan tipe-tipe kondom di bawah ini dulu, biar milih kondomnya bisa lebih tepat dan nggak bikin aneh saat pakai.

Kondom Lateks

Tipe kondom yang satu ini memang paling banyak beredar di pasaran. Terbuat dari bahan lateks, kondom jenis ini punya efektivitas menunda kehamilan yang cukup tinggi selama pemakaiannya benar. Minusnya, lateks bisa menyebabkan alergi pada sebagian orang. Jadi pastiin dulu kamu nggak punya alergi sebelum pilih kondom jenis ini.

Kondom Poliuretan

Terbuat dari bahan seperti poliuretan, kondom tipe ini cocok buat yang alergi sama lateks. Bahannya yang tipis bisa menghasilkan kenikmatan yang lebih dibanding kondom jenis lain. Namun, kondom jenis ini kurang elastis dan lebih longgar. Akibatnya, risiko pecah dan terlepas saat berhubungan seksual jadi lebih besar. 

Kondom dengan Pelumas

Kalau pas lihat-lihat kondom di minimarket atau apotek, kita sering banget lihat kondom yang berpelumas. Sebenarnya pelumas itu gunanya apa sih? Ada beberapa fungsi pelumas tersebut. Mulai dari mencegah iritasi sampai biar kondom nggak gampang robek. 

 Nah biar lebih nyaman, kita juga perlu mengetahui jenis dan bahan pelumasnya:

  • Pelumas berbahan dasar air adalah pelumas paling aman untuk digunakan karena nggak merusak lateks dan nggak menyebabkan iritasi
  • Pelumas berbahan dasar minyak sendiri punya banyak varian, ada yang minyak mineral, baby oil, dan lain-lain. Pelumas jenis ini nggak disarankan ya. Karena minyaknya bisa merusak kondom dan meningkatkan risiko infeksi menular seksual.
  • Pelumas berbahan dasar silikon memiliki daya tahan lebih lama daripada yang berbahan dasar air. Pelumas jenis ini lebih tahan terhadap air sehingga kadang sulit dibersihkan setelah berhubungan seksual.

 

Setelah baca ulasan di atas, kamu tentu udah lebih tahu dong seputar dunia perkondoman. Jadi kamu harus lebih teliti lagi saat memilih kondom sesuai dengan jenis kondom mana yang paling pas buatmu. Kalau udah tahu infonya kan, nggak ada lagi ya alasan kondom itu nggak nyaman. Hehe

  • 22
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya