“Duh aku nggak suka deh kalo, dipegang-pegang pipinya! Apalagi kalau sampe nyubit segala. Hufh.”

Pernah ngerasa nggak nyaman pas bagian tubuh kita disentuh orang? Atau pas kita punya makanan terus ada teman yang celametan ngambil tanpa izin ke kita? Pasti kesel kan. Nah ini dia pentingnya consent, atau persetujuan. Sebel kan rasanya kalau ada orang yang seperti ini, apalagi kalau orang tersebut adalah orang-orang terdekat kita. 

Makanya kali ini Dokter Gen Z akan ngebahas soal pentingnya persetujuan dalam hubungan. Apalagi buat kamu yang sedang berada dalam sebuah hubungan percintaan, persetujuan sangat penting terutama untuk hal-hal yang berbau keintiman. 

Kenapa sih persetujuan ini penting? Ya, selain untuk menjaga agar hubungan tetap aman dan nyaman, consent merupakan tanda bahwa pasangan kamu menghargai hak kamu untuk mengatakan tidak. Misalnya saja saat berhubungan intim seperti pegangan tangan, ciuman, pelukan, atau sentuhan dan aktivitas seksual yang lain. Kan nggak enak kalau kamu melakukan semua hal hanya berdasarkan nggak enak nolak apalagi kepaksa. Hmmm nggak sehat beb, lama-lama bisa jadi merugikan kamu sendiri.  

Tapi gimana dong kalau kamu udah terlanjur berada di hubungan yang mungkin pasangan kamu jarang meminta persetujuan kamu sebelum melakukan hal-hal yang intim? Nih Dokter Gen Z sudah menghimpun beberapa hal yang bisa kamu lakukan supaya kamu punya hubungan yang sehat dan menghargai hak consent masing-masing:

1.Komunikasikan untuk selalu membuat kesepakatan

Selalu komunikasikan apapun yang membuat kamu nggak nyaman/ Istockphoto.com

Ketika kalian setuju untuk pergi main dan nonton film di hari Sabtu sore, ada kesepakatan yang dicapai setelah komunikasi kan? Nah usahakan untuk hal yang sama juga dilakukan dalam hal hubungan fisik. Misalnya buat kesepakatan apabila akan melakukan aktivitas fisik untuk selalu menanyakan consent. Kalau pasangan memang betul-betul sayang pasti dia akan setuju kok.

2.Tegas bilang TIDAK jika kamu memang tidak berkenan

Say No

Bilang tidak jika kamu memang tidak mau/ Istockphoto.com

Kadang ada juga hubungan yang salah satunya dominan dan suka memaksa. Kamu sudah mengutarakan bahwa kamu ingin hubungan yang setara melalui kesepakatan, eh tapi pasangan kamu masih maksa. Maka kamu harus tegas untuk bilang tidak. Kalau perlu teriak supaya ada orang yang membantu kamu jika pasangan kamu nekat untuk menyentuh. Misalnya kalau kamu sedang mau sendiri atau tidak mau disentuh, ya bilang ke pasangan untuk memberi ruang dan jangan memaksakan sentuhan. Karena hal-hal yang berhubungan dengan sentuhan dikategorikan sebagai pelecehan fisik bila dilakukan tanpa consent.

3.Tinggalkan dia jika pendapat kamu tidak dihiraukan dan dihargai

Saat yang tepat untuk break, bila pendapat kamu tidak dihiraukan/ Istockphoto.com

Ini penting lho buat kamu supaya tidak terjebak dalam hubungan yang tidak sehat. Buat apa kamu berhubungan tapi kamu tidak dihargai? Karena hubungan yang baik adalah yang setara sehingga bisa menciptakan rasa yang nyaman dan aman. Jadi tinggalin aja kalau pasangan kamu tidak menghargai kemauan dan keputusan kamu. Sayang beb, nanti bisa-bisa jadi hubungan yang toxic bahkan jadi ke pelecehan. Yakin deh kalau yang beneran sayang tidak akan memaksakan. 

So, itu dia pentingnya consent dan bagaimana kamu bisa menciptakan hubungan yang lebih sehat, setara, nyaman, dan aman buat kalian berdua. Jangan juga terjebak dalam perasaan nggak enak buat nolak ya? Karena tubuh kamu adalah 100 persen hak kamu. Oh ya kamu juga bisa nonton video YouTube Dokter Gen Z yang ngebahas soal consent di sini atau pantau media sosial Dokter Gen Z kalau kamu mau tanya-tanya ya. 

  • 100
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya