Sebagai remaja perempuan kamu pasti pernah ngerasa nggak nyaman ketika memakai pembalut. Terlebih yang punya siklus haid “deras” di hari-hari pertama. Hmmm pasti ngerasain nggak bebas beraktivitas. Apalagi yang membutuhkan gerakan fisik seperti olahraga. Berasa ada yang ngeganjel dan membatasi gitu. Belum lagi kalau ditambah nyeri sekujur tubuh. Hufh lengkap sudah.

Umumnya perempuan akan menggunakan pembalut ketika haid datang. Namun sekarang ada perlengkapan menstruasi lain yang bisa jadi pilihan, sebut saja tampon dan menstrual cup. Nah Dokter Gen Z akan bahas satu-satu nih kelebihan dan kekurangan dari alat bantu menstruasi ini.

Pembalut sekali pakai

Familiar dong dengan yang satu ini, ada banyak sekali merek yang ditawarkan di luar sana. Kelebihan alat bantu menstruasi jenis ini adalah ringan dipakai dan tinggal ditempelkan di celana dalam saja. Jadi kamu tidak perlu memasukkan sesuatu ke lubang vagina.

Selain karena pembalut jenis ini sangat familiar, variasinya juga beragam tergantung seberapa banyak volume darah haid. Misalnya ada pembalut untuk siang hari atau malam hari. Sayangnya memakai pembalut dengan merek dan varian tertentu bisa menimbulkan bentuk yang tidak bagus di celana kita. Dan memakai pembalut membatasi aktivitas olahraga seperti berenang misalnya.

Nggak cuma membatasi kegiatan, pembalut juga menyisakan masalah limbah setelah dipakai. Dilansir dari National Geographic, sampah pembalut bisa menumpuk hingga 2,3 miliar setiap bulannya. Hal ini wajar sih, bayangkan dalam sehari wanita yang sedang haid bisa mengganti pembalutnya setiap empat jam sekali. Akan ada sekitar 6 sampah pembalut dalam sehari. Ini belum dikalikan dengan jumlah hari masa menstruasi.

“Kalau dihitung-hitung, jatuhnya bisa di atas 300 pembalut per orang setiap tahunnya,” ujar penggagas komunitas Zero Waste Nusantara, Jeanny Primasari dikutip dari  CNNIndonesia.com.

Kebayang dong seberapa banyak limbah pembalut yang disumbang oleh perempuan usia subur di dunia ini?

Pembalut kain

Alat bantu menstruasi alias pembalut yang terbuat dari bahan kain ini bisa dipakai berkali-kali setelah dicuci. Pembalut ini juga dilengkapi kancing pengunci supaya posisinya tidak gampang bergeser. Jadi membuat kamu tetap nyaman pas memakainya. Hanya saja kekurangan dari pembalut ini adalah setelah dipakai kamu harus mencuci sampai benar-benar bersih dan tidak ada lagi bakteri atau noda bekas yang tertinggal sebelum memakainya kembali.

Tampon

Tampon menjadi pilihan terpopuler di dunia yang digunakan wanita saat menstruasi. Namun sayangnya bukan di Indonesia. Bentuknya yang kecil dan praktis seperti kapsul membuat pas dipakai di dalam vagina. Berasa kayak nggak lagi haid. Apalagi buat kamu yang suka aktivitas olahraga, tampon memang memberikan kebebasan bergerak. Kekurangan dari tampon ini yakni harganya yang lebih mahal, hingga ratusan ribu. Terlebih belum dijual bebas seperti pembalut.

Selain itu menurut Healthline, penggunaan tampon dapat menyebabkan toxic shock syndrome (TSS). TSS adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus. Penyakit ini memang jarang sekali terjadi, namun jika tidak cepat ditangani bisa menyebabkan kematian. Bakteri ini bisa masuk ke aliran darah dan menghasilkan racun. TSS identik dengan penggunaan tampon, namun bisa juga menyerang laki-laki dan anak-anak. Jika kamu menggunakan tampon dan kemudian mendadak muncul beberapa gejala TSS seperti demam, tekanan darah rendah, pusing, nyeri otot, dan lainnya. Waspada dan segera ke dokter ya!

Menstrual cup

Alat bantu menstruasi yang terakhir ini sedang booming lho, apalagi buat kamu yang peduli sama keberlangsungan lingkungan. Mens cup bisa dipakai berkali-kali dalam jangka waktu yang lama. Mens cup biasanya terbuat dari silikon dengan bentuk seperti corong. Alat menstrusi ini juga elastis dan bisa dilipat. Bagusnya lagi bisa dibersihkan setelah digunakan. Mencucinya juga lumayan gampang karena bahan silikon tersebut. Namun sama seperti tampon, mens cup harus dimasukkan ke dalam vagina. Harganya juga cukup mahal hingga ratusan ribu untuk satu buah. Tapi cukup worth it kan untuk jangka waktu lama plus mengurangi sampah menstruasi?

Nah itu dia beberapa alat bantu menstruasi dan kelebihan serta kekurangannya. Buat kamu yang tidak nyaman menggunakan alat yang dimasukkan ke dalam vagina, tapi tetap mau menjaga lingkungan bisa lho memilih reusable mens pad yang terbuat dari kain. Tapi jika kamu nggak masalah memasukkan alat ke vagina, mens cup bisa jadi pilihan terbaik kamu untuk bebas bergerak dan beraktivitas. Dan juga menjaga keberlangsungan lingkungan.^^

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya