Zaman memang sudah berubah, guys. Sekarang yang muda-muda pun bisa menginspirasi banyak orang. Salah satunya Neira Ardaneshwari Budiono. Sarjana Psikologi dari Universitas Indonesia ini berhasil menjadi nominasi 120 Under 40: The New Generation of Family Planning Leaders  di usianya yang baru 22 tahun dengan inovasi kerennya yang dituangkan dalam Tabu.id. Penghargaan 12 Under 40 ini menghargai 120 individu di bawah usia 40 tahun yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam kesehatan seksual dan reproduksi serta keluarga berencana.

Nominasi ini emang cocok untuk Neira, karena lewat Tabu.id, Neira dan tim berhasil membuat ruang belajar kesehatan seksual dan reproduksi untuk ribuan anak muda Indonesia. Lewat karyanya di Tabu.id, Neira juga berhasil mendapat penghargaan lain, seperti Young Innovators Fellow dari United Nations Population Fund (UNFPA), kesempatan ke Rwanda sebagai Youth Leader Representative dalam acara 2018 International Conference on Family Planning yang disponsori oleh Bill and Melinda Gates Institute for Population and Reproductive Health, serta ke San Francisco sebagai bagian dari Tim Johns Hopkins University Center for Communications Program Indonesia untuk konferensi Youth+Tech+Health Live 2019. Tabu.id juga pernah diliput media seperti The Jakarta Post dan Good News from Indonesia, lho!

Sebagai pihak yang bekerjasama dengan Neira, Dokter Gen Z ikut berbangga dengan prestasi ini. Tapi sobat Dokter Gen Z, kepo nggak sih dengan apa yang sudah dilakukan Neira? Atau mungkin penasaran Tabu ID itu apa sih? Yuk, kepoin cerita uniknya.

Berangkat dari pengalaman sendiri, Neira  engajak remaja untuk lebih kenal dengan diri sendiri

Jangankan bicara soal bagaimana berhubungan seksual yang aman. Mungkin masih banyak cewek Indonesia yang nggak tahu bagian-bagian dari organ reproduksinya sendiri. Ya nggak?

Hal yang sama dialami oleh Neira lho. Tumbuh sebagai perempuan Indonesia, Neira dikonsidikan bahwa segala sesuatu tentang seks dan reproduksi itu tabu dan nggak boleh dibicarakan dengan bebas. Keprihatinan Neira muncul saat menyadari bahwa untuk menjaga kesehatan organ reproduksinya sendiri saja dirinya nggak paham caranya. Berangkat dari pengalaman ini, Neira yakin bahwa pasti banyak anak muda lain yang mengalami isu sama.

Lahirnya Tabu ID dan kenapa harus Instagram?


Berawal dari keikutsertaan dalam kompetisi program kesehatan, Neira dan ketiga temannya di Fakultas Psikologi UI (Alvin, Adel, dan Patty) cari tahu tentang apa sih yang dibutuhkan anak muda Indonesia saat ini, khususnya di bidang kesehatan. Dari sana, ditemuin kalau yang masih minim banget adalah akses informasi tentang kesehatan seksual dan reproduksi atau KSR yang valid.

Mengingat posisi mereka masih mahasiswa yang minim berbagai hal terutama biaya, maka dipilihlah media social khususnya instagram untuk merancang sebuah pusat informasi mengenai KSR. Maka lahirlah Tabu.id, yang mengusuk format infografik fun dan seru.

Respons netizen yang bagus bikin Neira makin semangat. Rasa malu buat kenali diri lebih dalam harus dipangkas


Ngomongin soal hal-hal tabu, apa nggak dihujat netizen yang maha benar? Ternyata nggak lho. Karena memosisikan diri sebagai penyedia informasi saja, Tabu.id justru berhasil menjadikan setiap postingannya sebagai ruang untuk diskusi terbuka antar followersnya. Antusiasme yang besar ini bikin Neira makin yakin kalau anak muda memang butuh banget akses informasi tentang KSR yang layak.

Saat ini Tabu.id punya tim yang setiap harinya membuat postingan informative mengenai KSR yang didasarkan pada evidence based ataupun hal-hal yang viral. Karena itu juga lah konten-konten Tabu.id selalu up to date dan relate banget dengan kehidupan sehari-hari.  

40 ribu lebih followers di Instagram, mimpi Neira dan tim nggak berhenti di sini lho. Untuk ke depannya, mereka ingin punya website sendiri dan bisa menjangkau anak muda yang tinggal di pelosok-pelosok dengan akses internet yang minim. Karena ilmu harusnya menjadi hak semua orang bukan?

Bagi Neira, yang terpenting itu mulai saja dulu. Sambil jalan bisa belajar banyak hal-hal baru

Kalau tahu prestasi orang yang super wow gitu kadang suka minder nggak sih? Kamu pun pengin bisa melakukan sesuatu atau menginspirasi banyak orang. Tapi memangnya bisa? Emangnya mampu? Kamu kan nggak tahu gimana caranya ini dan itu? Kayaknya di luar sana banyak yang bisa lebih baik deh.

Nggak perlu minder. Perjalanan membangun Tabu.id, Neira menyadari bahwa nggak perlu sempurna untuk memulai sesuatu. Yang penting berani mulai saja dulu, dan terus belajar sambil jalan. Karena meski sudah dipersiapkan sebaik mungkin, nggak pernah ada yang namanya sempurna. Kalau nunggu sempurna sih yang ada nggak akan mulai-mulai. Ya nggak?

 

“We can learn and build slowly. Justru most of the learning will come through that continuous process of trying to improve and be better. Lastly, of course, jangan lupa jaga kesehatan seksual dan reproduksimu, because it’s your health and your future. Follow @tabu.id dan sering-sering pantengin Dokter Gen Z juga, ya!” – Neira Ardaneshwari Budiono –

Prinsip Neira ini bisa banget kamu ikutin lho. Kalau nggak mulai sekarang, kapan lagi sih?

  • 167
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya