Dampak COVID-19 memang sangat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Nggak terkecuali teman-teman yang berada di Kalimantan Timur, tepatnya di Kutai Kartanegara. Menurut Aura Nur Octavia, Putri Duta GenRe Kutai Kartanegara 2019, keberadaan COVID-19 ini sangat berpengaruh dalam keseharian remaja selama berada di rumah aja. Banyak dari remaja yang menjadi terganggu pola tidurnya akibat bermain gawai. Mereka jadi sering beli paket internet, karena waktu di rumah rata-rata membuat mereka bermain media sosial lebih lama dari biasanya. Tapi Aura sendiri sangat berharap teman-teman di rumah bisa mengelola waktu untuk hal lain yang lebih bermanfaat, belajar mandiri misalnya. Namun demikian tak berarti kegiatan mereka di rumah tak ada kendala ya. Banyak dari teman-teman yang masih kesulitan mengakses jaringan internet.

Internet jadi salah satu kendala 

Akibat pandemi,kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan teman-teman dengan tatap muka di sekolah sekarang berubah menjadi online atau dalam jaringan. “Banyak terjadi perubahan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah seperti penghapusan UN, penghapusan ujian akhir semester, dan yang paling berpengaruh yakni kebijakan school from home atau belajar di rumah. Siswa diwajibkan untuk melakukan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dari rumah masing-masing. Hal ini memiliki tantangan tersendiri bagi mereka, seperti harus mencari tempat sinyal internet yang lancar. Bahkan harusnya tersedia paket internet untuk mengakses segala platform pembelajaran,” ujar Aura Nur Octavia.

Aura Nur Octavia (Duta GenRe Kutai Kartanegara 2019)

Aura Nur Octavia (Duta GenRe Kutai Kartanegara 2019)

Senada dengan Aura, Vaya Luthfi yang merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman juga punya pendapat yang sama. “Karena sistem perkuliahan yang awal mula tatap muka di kampus kini berubah menjadi daring. Sehingga banyak mengalami beberapa kendala. Misalnya mahasiswa harus menyiapkan kuota internet cukup besar dan pelaksanaan kuliah daring yang tidak sesuai jadwal semestinya. Hal ini membuat beberapa mata kuliah berjalan bersamaan dan terkadang menimbulkan tugas yang menumpuk. Sehingga membuat sebagian mahasiswa mengalami stres karena overload.” 

Hadirnya kebijakan SFH (School From Home) memang masih banyak memiliki hambatan. Beberapa daerah masih sulit untuk mengakses internet. Hal ini diutarakan oleh salah satu guru penggerak di Kutai Kartanegara, Shanti Agustin. “Harus ada komunikasi dengan pemerintah dan provider untuk memperluas jangkauan jaringan internet. Kalau belum bisa, upayakan ada proyek pembelajaran luring dengan penyediaan bahan bacaan untuk belajar dan memposkan hasil belajar siswa agar bisa dievaluasi.

Menyiasati kejenuhan siswa belajar di rumah dengan partisipasi

Selain masalah internet, belajar atau kuliah daring dari rumah juga cenderung menciptakan kejenuhan bagi remaja. Oleh karena itu para guru atau pengajar harus lebih meningkatkan kreatifitas agar pembelajaran tidak membosankan. Menurut Shanti Agustin cara yang bisa dilakukan adalah dengan melibatkan siswa agar bisa berdiskusi langsung dalam pemaparan materi, merumuskan bersama topik-topik yang perlu dibahas lebih lanjut dan membuat variasi materi agar tidak melulu dengan metode ceramah. Bisa nobar atau nonton bareng serta membuat kuis-kuis yang menarik dengan menyertakan tampilan gambar dan suara (audio-visual).

Tips di rumah aja ala Putri Duta GenRe

Teman-teman semua pasti ada yang mengalami rasa bosan di rumah kan? nih ada tips mengatasi kejenuhan selama social distancing menurut Aura Nur Octavia. Selama stay at home ini Aura menjadi lebih bahagia karena bisa menyalurkan hobinya, yakni melukis. Ia bahkan memanfaatkan dinding rumahnya sebagai kanvas, atau istilah kerennya yakni seni mural. Selain melukis, Putri Duta GenRe 2019 dari KuKar ini juga tak lupa mengerjakan tugas-tugas sekolah lho. 

Salah satu mural karya Aura.

Salah satu mural karya Aura.

Ada juga nih tips lain dari Putri Duta GenRe KuKar 2020 Annisa Mustikhatul Hidayah. Diantaranya adalah selalu menjaga kesehatan dengan konsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur yang cukup. Selain asupan makan, olahraga ringan yang teratur juga bisa kamu lakukan sembari di rumah. Misalnya push up ketika bangun tidur atau bisa juga back up ketika mau tidur. Latihan ringan ini juga bisa dilakukan ketika jenuh supaya badan nggak pegal-pegal karena rebahan aja. Gunakan waktu luang untuk hal-hal bermanfaat lain seperti mengerjakan tugas ataupun membantu orang tua.

Annisa Mustikhatul Hidayah (Putri Duta GenRe Kutai Kartanegara 2020)

Annisa Mustikhatul Hidayah (Putri Duta GenRe Kutai Kartanegara 2020)

Jadi teman-teman semua masih bisa tetap produktif ya, walau di rumah aja dengan melakukan kegiatan positif tersebut. Mulai dari olahraga ringan di rumah, menghabiskan waktu membantu keluarga, serta memanfaatkan media daring untuk mengeksplor hal baru. Supaya meskipun di rumah aja tapi tetap bisa mengasah kemampuan diri kita. Semoga bermanfaat ya GenZ.

Salam sehat dan semangat,

Kurniyawan Aldo

(Youth Advisory Board Dokter Gen Z)

  • 235
    Shares

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya